Menyerah! Jerinx ‘SID’ Akhirnya Tobat?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penabuh drum Superman is Dead, I Gede Ari Astina alias Jerinx mengejutkan jagat maya. Jerinx disebut-sebut menyerah dengan pergulatannya soal Covid-19.

Hal ini terlihat dari unggahan dari sebuah akun Instagram, @tru_jrx. Dalam akun itu, sang pemilik yang diduga Jerinx menuliskan dirinya sudah berdamai dengan Covid-19 dan percaya bahwa virus itu ada.

“Saya pertegas sekali lagi, saya percaya CV19 itu ada. Ibu mertua saya kena, rekan kerja saya kena, teman-teman juga banyak yang kena,” tulisnya.

Dari postingan itu, pemilik akun yang diduga Jerinx ini menuliskan dirinya sudah menarik kata-katanya soal polemik Covid-19 sejak bulan Juli lalu.

“Per 4 Juli 2021 lalu saya sudah resmi menarik diri dari polemik Covid-19,” ungkap akun itu.

Sontak, pernyataan itu pun membuat geger netizen. Meski demikian, belum diketahui apakah pemilik akun itu benar-benar Jerinx, mengingat sang istri, Nora Alexandra sempat menyampaikan suaminya sedang tak memegang sosial media.

“Ini beneran akun si jrx? karena istrinya kemarin itu pernah bilang jrx sementara ga pakai instagram,” kata akun cheriogvrl.

“Akhirnya percaya juga setelah orang terdekat nya ada yg kena,” komentar akun yaelahpis.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini