Lantunkan Doa Ini Agar Tak Kehilangan Arah dan Tahu Jalan Pulang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setiap manusia memiliki tujuan hidup masing-masing. Dan mayoritas kita menuliskan rencana apa yang harus dicapai dan terealisasi di masa depan.

Menentukan tujuan hidup dapat menentukan arah seseorang dalam meraih keberhasilan dan kebahagiaan dalam hidup. Akan teteapi, tujuan hidup tidak mutlak memberikan keberhasilan dan kebahagiaan seseorang.

Terkadang, seseorang dengan rencana dan tujuan hidup yang matang, seiring berjalannya waktu justru kehilangan arah dan bahkan tak tahu “ke mana jalan pulang”. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang kehilangan arah, salah satunya adalah keengganan bekerja keras dan terlalu larut dalam kegagalan.

Di sinilah alasan mengapa agama memerankan peranan penting dalam kehidupan. Oleh karena itulah dianjurkan untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT baik dalam keadaan suka maupun duka.

Sebab berdoa merupakan komunikasi paling mesra antara Tuhan dan hamba-NYA. Berdoa juga merupakan tanda bahwa manusia membutuhkan Allah dan mengakui Allah dengan kuasa-NYA akan menjawab semua pinta.

Berikut doa yang biasa dipanjatkan agar tak kehilangan arah dan tahu jalan pulang:

“Robbanaa ‘aatinaa miladunka rohmatan, wahayyi’ lanaa min amrinaa rosyadaa.”

Artinya: 

“Ya Allah, berikanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini.”

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini