Curhatan Terakhir Hanna Kirana ke Pacar soal Kematian

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Atris Hanna Kirana meninggal dunia karena gagal jantung. Sang kekasih, Ilyas Bachtiar mengungkapkan curhatan terakhir perempuan 18 tahun itu soal kematian.

Dalam Instagram Story-nya, Ilyas memposting pesan Hanna kepadanya yang membahas soal kematian. Berikut isi curhatan tersebut:

“Syg. Yas aku nggak tahu harus bilang apa. Mungkin kamu kesel dgr nya aku sudah ga kuat yas kalu pun aku mati, aku mati tenang ini sakit nyerang aku banget roh aku sudah ga tenang d badan ini dia udh mau pergi kl aku panjang umur aku bersyukur banget kl aku pendek aku mau blg yas kamu tu cowo aku dunia aku nafas aku nadi darah semua pgn ada di diri kamu.”

“Aku demi allah rela mati buat kamu ini aku ngetik sambil nangis ini yg aku pgn omongin aja ke kamu isi hati aku awal ketemu kamu itu jadi hal luar biasa sampe akhirnya hana kirana jadiin kamu cinta terakhir yas aku cinta banget sama kamu sayang banget seumur hidup.”

“Kalau aku ga ada gaboleh jauh sm ba novi mas agung dia baik yas km gblh dpt cewe yg ga baik km gabole sedih kamu gaboleh keluarin air mata kamu demi cewe selain aku. Aku nyesel demi allah harus sia siain sering berantem sm km bikin km sedih nangis aku ga mau lakuin itu lagi kamu udh kaya barang berharga buat hati aku selamanya yas.”

Ilyas tak menyangka itu akan menjadi curhatan terakhir Hanna. Dia nggak mau menggubris apa yang dituliskan saudara dari Citra Kirana itu.

“Kamu kenapa sih sayang makan udh. Sempet gak percaya dengan omongan random dia ini, terimakasih pesan terakhir untuk perhatian nya han.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini