Johnny Depp Kembali Jadi Sutradara Setelah 25 Tahun

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Seperti yang sudah diketahui, Johnny Depp dikenal sebagai aktor. Tapi sebelum-sebelumnya juga dia sudah pernah mengarahkan beberapa film lainnya juga, lho.

Kini dia dikabarkan akan kembali di belakang layar untuk proyek terbarunya. Johnny Depp akan kembali menjadi sutradara untuk film biografi.

Melansir dari THR, pria berusia 59 tahun itu akan menyutradarai film pertamanya dalam 25 tahun hiatus sebagai sutradara. Ia akan mengarahkan film biografi yang berdasarkan kisah hidup seorang artis Italia yang bernama Amedeo Modigliani.

Film ini akan menceritakan kisah pelukis dan pematung di Paris pada 1916. Lama dianggap oleh dirinya sendiri sebagai kegagalan kritis dan komersial, Modigliani menavigasi kehidupannya dengan penuh peristiwa yang akan menjadi titik balik dalam hidupnya.

Pada akhirnya ia memperkuat reputasinya sebagai legenda seni.

“Kisah kehidupan Mr. Modigliani adalah salah satu yang sangat kuhargai dan (dia) benar-benar rendah hati untuk dibawa ke layar. Itu adalah kehiduoan yang sangat sulit, tapi pada akhirnya kemenangan sebuah kisah manusia universal yang dapat diidentifikasi oleh semua penonton,” jelas Depp.

Kabarnya film ini akan mulai diproduksi di Eropa pada musim semi 2023 mendatang. Sayangnya, para bintangnya dan prediksi perilisan perdananya masih belum diumumkan.

Sementara itu, Johnny Depp telah menghasilkan 10 film yang disutradarai olehnya, termasuk film ‘Hugo’ dan yang terbaru ‘Crock of Gold: A Few Rounds With Shane MacGowan’.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini