Jangan Abai, Suka Duduk Bersila Ternyata Ini Dampaknya Bagi Lutut

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Posisi duduk bersila memang biasa dilakukan banyak orang, khususnya saat berada suatu kegiatan keagamaan bahkan merupakan satu gerakan yoga. Namun, apakah kegiatan tersebut aman dilakukan setiap saat?

Ahli terapi fisik dan pendiri Core Exercise Solutions, Sarah Duvall, DPT mengatakan jika tidak mengalami sakit lutut dalam posisi bersila, Anda tidak perlu khawatir.

Bahkan, posisi duduk ini mungkin memiliki manfaat besar untuk mobilitas dan bahkan dapat membuat sendi lebih lentur selama tidak terlalu lama di posisi ini sepanjang hari.

“Semakin banyak bergerak setiap hari, tubuh akan lebih sehat. Tetapi jika mengulangi gerakan yang sama atau tetap pada posisi yang sama, Anda membebani sendi, otot, dan ligamen tertentu,” katanya.

Duduk di posisi bersila sebenarnya bisa menambah variasi pada pola gerakan harian dan sebagai hasilnya membantu meningkatkan rentang gerakan di lutut dan sendi pinggul.

Namun, tubuh setiap orang berbeda. Jika merasakan ketidaknyamanan lutut dalam pose bersila, berhentilah duduk dengan cara itu karena dapat memperburuk masalah lutut yang sudah ada sebelumnya.

“Mempertahankan sendi dalam posisi bengkok untuk waktu yang lama dapat membuat cairan menumpuk, yang dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit,” kata Duvall.

Tapi, itu tergantung pada apa yang salah pada lutut, tekukan dan puntiran akibat posisi ini juga dapat memperburuk robekan meniscus.

Mayo Clinic mencatat meniskus adalah sepotong tulang rawan karet berbentuk C yang melindungi ruang antara tulang kering dan tulang paha. Ketika meniskus robek, posisi bersila, yang memaksa lutut berputar, tak akan bisa bersahabat dengan Anda.

Tetapi, jika memiliki lutut yang sehat, Anda mungkin merasakan sedikit kekakuan sementara di kaki setelah duduk bersila untuk sementara waktu. Ketika itu terjadi, Duvall menyarankan melakukan urutan gerakan berikut sebelum berdiri untuk membantu menenangkan kekakuan lutut dan melemaskan anggota tubuh.

Caranya:
1. Perlahan tekuk dan luruskan lutut untuk membantu persendian bergerak.

  1. Gerakkan pergelangan kaki, untuk membantu membuat darah mengalir serta kaki dan lutut bagian bawah menjadi hangat.
  2. Setelah itu, putar seluruh kaki untuk mendapatkan gerakan dan rotasi di atas dan di bawah lutut.
  3. Terakhir, luruskan sepenuhnya kaki dan tekan paha dengan lembut sambil mengangkat tempurung lutut. Pegang paha selama 5 detik lalu lepaskan dan ulangi sebanyak tiga kali. Demikian seperti dilansir Livestrong.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kekuatan Cadangan Devisa Tegaskan Resiliensi Ekonomi Indonesia

Oleh: Feya Annisa )*Ketahanan ekonomi Indonesia kembali menunjukkan fondasi yang kuat di tengah dinamika perekonomian global yang masih penuh ketidakpastian. Salah satu indikator yang mencerminkan kondisi tersebut adalah posisicadangan devisa nasional yang tetap berada pada level memadaimeskipun menghadapi berbagai tekanan eksternal. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 sebesar 144,9 miliar dolar Amerika Serikat. Angka tersebut memanglebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, namun tetap berada pada tingkat yang sangat aman untuk menopang kebutuhan ekonomi nasional. Di tengah tantangan global yang masih berlangsung, kemampuanIndonesia mempertahankan cadangan devisa pada level tersebutmenunjukkan tingginya resiliensi ekonomi nasional. Tidak semua negara mampu menjaga posisi devisa yang kuat ketika menghadapi tekananpasar keuangan internasional. Bank Indonesia menjelaskan bahwa perkembangan cadangan devisapada Mei juga dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah sertapenerimaan negara dari sektor pajak dan jasa. Faktor-faktor tersebutmemberikan dukungan terhadap ketahanan eksternal Indonesia sehinggaposisi devisa tetap berada pada level yang mampu menopang berbagaikebutuhan strategis nasional.Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank...
- Advertisement -

Baca berita yang ini