Jadi Youtuber, Daesung BIGBANG Minta Saran Nama Panggilan untuk Subscribersnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Daesung BIGBANG dikabarkan diam-diam tengah mengelola kanal YouTube pribadinya. Hal ini bahkan secara tidak langsung dikonfirmasi oleh rekannya di grup, Taeyang.

Hal tersebut terungkap saat Taeyang mendapat pertanyaan oleh penggemar tentang kegiatan terkini Daesung. Tak membalas panjang-panjang, pelantun ‘Eyes, Nose, Lips’ itu hanya menuliskan dengan “D’splay”, nama kanal Youtube yang dikelola Daesung.

Meski sudah ‘dibocorkan’ Taeyang, lucunya Daesung pura-pura membantah bahwa yang ada divideo Youtube D’splay bukanlah dirinya. Banyak penonton yang kompak untuk menjaga agar “rahasianya” tidak keluar.

Pada Selasa 18 Maret 2021, kanal Youtube D’splay mengunggah video terbarunya. Isi video menampilkan karakter dengan sebutan detektif Lego Michael sebagai tamu untuk sebuah proposisi singkat.

Michael mengungkapkan bahwa banyak komentator telah meminta D’splay untuk memilih nama panggilan untuk subscribers-nya. Ia pun memberikan saran, “Bagaimana dengan Guyz D?”

Penggemar segera menyadari bahwa julukan “D’s Guyz” adalah kelanjutan dari lelucon yang sedang berlangsung antara YouTuber dan semua pemirsanya, karena nama tersebut secara harfiah terdengar seperti kata “penyamaran”!. Selain itu, detektif Lego Michael adalah karakter yang muncul dalam video D’splay sebelumnya yang memperkenalkan kata “penyamaran”.

Tonton video terbaru D’splay berikut ini!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini