Jadi Selebritas Terpanas, Ini Komentar Jungkook BTS

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Bangtan Boys atau yang lebih dikenal BTS adalah selebritas terpanas di dunia saat ini. Meski demikian, boyband asal Korea Selatan ini harus berjuang dari bawah demi menggapai suksesnya saat ini.

Pada 18 Desember, BTS tampil dalam video Vanity Fair, di mana mereka membahas hal-hal penting dalam karier musik mereka, termasuk tweet pertama mereka pada 17 Desember 2012.

Ketika mereka melihat tweet itu, grup band yang berisikan tujuh personel, di antaranya, Jin, Jimin, Suga, RM, J-Hope, V dan Jungkook itu di bawa ke masa lalu yang dipenuhi dengan nostalgia.

Jungkook menjelaskan mengenai tweet tersebut, mengenang bagaimana mereka dapat berkomunikasi dengan para ARMY. Diakuinya bahwa hal itu adalah sesuatu yang luar biasa.

Jungkook yang lahir di Busan, 23 tahun silam itu kemudian mengungkapkan perasaannya ketika menjadi seorang selebriti di Korea Selatan. Ia mengatakan pengalaman dan perjalanan kariernya bersama BTS merupakan hal yang menarik.

“Rasanya sangat luar biasa. Rasanya seperti… ‘Apakah saya sekarang menjadi selebriti?’” kata Jungkook, melansir Korea Boo.

BTS menjelma menjadi selebritas panas sejak saat itu, bukan hanya di Korea Selatan, melainkan juga dunia. BTS juga meraih banyak prestasi, seperti Musisi Korea Selatan pertama yang tampil di empat penghargaan musik terbesar di Amerika Serikat.

Selain itu, music video dari single BTS ‘Dynamite’ berhasil mencatat rekor YouTube sebagai MV dengan penonton terbanyak dalam 24 jam pertama, yakni 101,1 juta penonton! Dan masih banyak prestasi yang ditorehkan oleh BTS.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini