J-Hope BTS Dirumorkan akan Rilis Album Solo Pertamanya pada Juli 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – BTS menyatakan diri bahwa mereka hiatus sebagai grup K-pop. Baru-baru ini, salah satu membernya, J-Hope, membocorkan akan merilis album solo pertamanya dalam waktu dekat ini.

Melansir dari JTBC News, J-Hope mengatakan melalui kontennya sendiri bahwa album individu sangat dibutuhkan. Ini merupakan bagian penting dari chapter 2 dari BTS.

“Aku (akan rilis album solo) di awal, tapi masing-masing dari kami tengah mempersiapkan (album solo),” katanya.

Konsep album dan waktu perilisannya masih dirahasiakan. Namun, diperkirakan akan dirilis pada pertengahan Juli 2022.

Ia menyatakan juga bahwa kali ini bukan album mixtape, melainkan album solo resmi pertamanya. Jika benar, maka J-Hope akan menjadi member pertama yang luncurkan album solo pertamanya usai aktivitas grup selama 10 tahun.

Selain itu, ia juga secara resmi akan memeriahkan panggung festival ‘Lollapalooza’ pada 31 Juli 2022 mendatang. Tentu kabar ini buat penggemar tak sabar menanti album solo dari salah satu rapper BTS ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini