Inilah Daftar Film Terlaris di Box Office 2021, Banyak Film Marvel Lho!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menjelang tahun baru, ternyata udah banyak juga film yang udah tayang selama tahun 2021. Dari film aksi, superhero, sampai horor tayang di bioskop setelah pandemi sudah agak mereda dan pemerintah mulai membukakan kembali bioskop-bioskop.

Semua film yang diperankan oleh bintang-bintang ternama hampir semuanya masuk dalam daftar box office terlaris. Dari film-film baru hingga yang sequel menghiasi daftar box office dan saling bersaing untuk menempati posisi pertama.

Nah berikut daftar film terlaris di box office sepanjang 2021. Ada film favoritmu?

  1. Cruella

Film Disney yang diperankan oleh Emma Stone ini sukses raih box office dalam seminggu setelah penayangan. Pendapatan box officenya telah mencapai 233,3 juta dolar AS atau setara dengan 3,3 triliun rupiah!

Film yang dibintangi Emma Stone itu mengisahkan karier awal Cruella yang terobsesi dengan fashion. Sebelum menjadi seorang villain, Cruella memiliki nama asli Estella, yang merupakan perempuan yang kreatif nan cerdas tetapi menyukai keonaran.

  1. Spiral: From the Book of Saw

Film horor/thriller ‘Spiral: From the Book of Saw’ sukses bertengger di puncak nomor satu box office. Film yang dibintangi oleh Chris Rock dan Samuel L. Jackson, menghasilkan 8,7 juta Dolar AS pada akhir pekan pembukaannya di box office domestik.

Sementara itu, film ini menghasilkan tambahan 3,3 juta Dolar AS dari 16 wilayah internasional. Hal ini menjadikan hasil keseluruhan pendapatannya menjadi 12 juta Dolar AS.

Film ini mengisahkan seorang polisi bernama Zeke Banks (Chris Rock) yang ingin mengungkap kasus pembunuhan berantai para aparat kepolisian.

  1. A Quiet Place 2

Sekuel kedua dari ‘A Quiet Place’ ini telah meraup 48 juta Dolar selama akhir pekan, dan menjadi box office tiga hari terbesar di era pandemi. A Quiet Place 2 menceritakan keluarga Abbott (Emily Blunt, Millicent Simmonds, Noah Jupe) kini harus menghadapi teror dunia luar saat mereka melanjutkan perjuangan mereka untuk bertahan hidup dalam keheningan.

4.The Conjuring 3

‘The Conjuring 3: The Devil Made Me Do It’ sukses memuncaki box office di pekan pertama perilisannya. The Conjuring 3 berhasil meraup 24 juta Dolar AS di 3.000 lebih bioskop di AS.

Di film ini, pasangan paranormal Ed dan Loraine Warren masih membintangi dan memecahkan kasus supranatural. Terbaru, mereka harus menangani kasus pembunuhan yang diklaim merupakan bisikan dari roh jahat.

  1. The Hitman’s Wife’s Bodyguard

Film yang dibintangi Ryan Reynolds ini sukses memuncaki box office. Pendapatan The Hitman’s ini berhasil menggeser film horor A Quiet Place yang sebelumnya menempati urutan pertama dan melindas The Conjuring 3.

The Hitman’s Wife’s Bodyguard menjelaskan kelanjutan dari The Hitman’s Bodyguard, setelah dua tahun kemudian Michael Bryce mendapatkan tugas yang sama. Namun, tugas ini berasal dari seorang interpol besar. Ia harus mengawal seorang pembunuh Internasional yang bernama Darius Kincaid. Dalam tugas ini, ia harus mengantar Darius dari Inggris ke Belanda.

  1. Jungle Cruise

Film yang dibintangi Dwayne Johnson atau The Rock dan Emily Blunt ini meraup keuntungan yang tak sedikit. Film ini menghasilkan 34.2 juta Dolar AD di box office domestik, menghasilkan angkutan keseluruhan di seluruh dunia sebesar 61,8 juta Dolar AS atau setara dengan 865 miliar Rupiah.

Jungle Cruise sendiri bertema petualangan fantasi. Film menceritakan bagaimana seorang kapten kapal Frank (Dwayne Johnson) dan seorang penjelajah Lily (Emily Blunt) terperangkap dalam sebuah misi.

  1. Free Guy

Film yang dipimpin Ryan Reynolds itu meraup 28,4 juta Dolar AS di box office pada akhir pekan pembukaannya, Minggu 15 Agustus 2021. Lebih lanjut, film ini memiliki pendapatan pembukaan keseluruhan di seluruh dunia lebih dari 51 juta Dolar AS.

  1. Candyman

Di pemutaran perdananya, ‘Candyman’ meraup 22,37 juta Dolar AS dari pemutaran di 3.569 bioskop selama akhir pekan. ‘Candyman’ dibuka di 51 pasar internasional dan menghasilkan 5,23 juta Dolar AS, dengan total pendapatan secara global mencapai 27,6 juta Dolar AS.

  1. Black Widow

‘Black Widow‘ mencetak rekor di pekan pertama penayangannya. Mereka meraup pendapatan total 215 juta Dolar AS atau sekitar 3,11 triliun Rupiah.

  1. Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings

Film yang diperankan Simu Liu ini memecahkan rekor box office di pemutaran perdananya dengan meraup pendapatan 71,4 juta Dolar AS atau sekitar 1,01 triliun Rupiah. Sebelumnya, film ini diprediksi hanya meraup 40 hingga 50 juta Dolar AS dalam penayangan perdananya di akhir pekan.

  1. James Bond: No Time To Die

‘No Time to Die’ memulai debutnya di box office dengan meraup 56 juta Dolar AS (796 miliar Rupiah) di 4.407 bioskop domestik. Film ini telah menghasilkan 60 juta hingga 70 juta Dola AS dalam tiga hari pertama perilisannya.

  1. Venom 2

Dalam pembukaan, mereka meraup 90,1 juta Dolar AS atau sekitar 1,28 triliun Rupiah. ‘Venom: Let There Be Carnage’ memecahkan rekor ‘Blacl Widow’ yang mendapat pemasukan di pekan perdananya sebesar 80 juta Dolar AS di bioskop.

  1. Eternals

Film Marvel, ‘Eternals’ melakoni debutnya di box office menduduki posisi pertama dengan pendapatan mencapai 71 juta Dolar AS (1 triliun Rupiah) di 4.090 bioskop Amerika Utara. Namun ‘Eternals’ mendapat kritikan tajam dari Rotten Tomatoes dan CinemaScore. Penilaian film ini cukup rendah dibandindingkan semua film Marvel Cinematic Universe.

  1. Spider-Man: No Way Home

Film yang dibintangi Tom Holland itu menjadi yang terlaris di Hollywood dengan pendapatan 813,9 juta Dolar AS secara global. Ini membuktikan bahwa film ini telah melewati sekuel James Bond ‘No Time to Die’, yang meraup 774 juta Dolar AS secara global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini