Ini Hasil Awal Autopsi Jenazah Taylor Hawkins

Baca Juga

MATA INDONESIA, BOGOTA – Pihak berwajib Kolombia sedang melakukan autopsi terhadap jenazah drummer ‘Foo Fighters’, Taylor Hawkins. Mereka merilis hasil pemeriksaan awal.

Hawkins ditemukan tak bernyawa di kamar hotelnya di Bogota, Kolombia. Saat itu ‘Foo Fighters’ dijadwalkan tampil di Festival Estereo Picnic.

Kantor Kejaksaan Kolombia menyebutkan, hasil awal autopsi jenazah Hawkins sudah rampung. Ditemukan zat beracun dan obat-obatan dalam tubuh sang drummer. Tapi, diyakini itu bukan penyebab Hawkins meninggal dunia.

“Saat tes urine dilakukan pada jenazah Taylor Hawkins ditemukan 10 zat berbeda termasuk marijuana, anti-depresan, benzodiazepines, dan opioid,” demikian pernyataan Kantor Kejaksaan Kolombia, dikutip dari NME, Senin 28 Maret 2022.

Saat ini jenazah Hawkins masih menjalani autopsi untuk mengetahui pasti penyebab meninggalnya. Autopsi dilanjutkan oleh National Institute of Legal Medicine and Forensic Services.

“Keluarga Foo Fighters hancur oleh kehilangan tragis dan terlalu dini dari Taylor Hawkins yang kami cintai. Semangat musik dan tawa menularnya akan hidup bersama kita semua selamanya,” bunyi pernyataan ‘Foo Fighters’.

“Hati kami tertuju pada istri, anak-anak, dan keluarganya, dan kami meminta privasi mereka dihormati di masa sulit yang tak terbayangkan ini.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sinergi Energi dan Teknologi Indonesia–Jepang Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Geopolitik Global

Oleh: Andika Ramadhan*Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggerakkan diplomasi strategis melaluikunjungan resmi ke Jepang guna memperkuat kolaborasi energi dan teknologi sebagaifondasi masa depan Indonesia. Langkah ini tidak hanya dimaknai sebagai penguatanhubungan bilateral, tetapi juga sebagai respons adaptif terhadap dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi serta ketahananenergi dunia.Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap global menunjukkan kecenderungan meningkatnyafragmentasi ekonomi, disrupsi rantai pasok, serta volatilitas harga energi akibat konflikgeopolitik di berbagai kawasan. Dalam konteks tersebut, Indonesia memandang pentinguntuk memperluas kemitraan strategis dengan negara-negara maju yang memiliki kapasitasteknologi tinggi dan stabilitas ekonomi kuat, seperti Jepang.Kunjungan Presiden menghadirkan pertemuan penting dengan Kaisar Jepang, Naruhito, sertajajaran pemerintah Jepang, termasuk Perdana Menteri Sanae Takaichi. Pertemuan tingkattinggi ini menjadi simbol kuat dari kesinambungan hubungan kedua negara yang telahterjalin selama puluhan tahun, sekaligus menjadi momentum untuk memperluas cakupankerja sama yang lebih relevan dengan tantangan global saat ini.Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakanlangkah konkret dalam memperkuat fondasi persahabatan kedua negara. Ia menyebutkanbahwa pembahasan mencakup sektor strategis seperti perdagangan, teknologi, pendidikan, kehutanan, dan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya memperluaspeluang ekonomi, tetapi juga mempercepat transfer pengetahuan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini