Ini Alasan ARMY Ngamuk Foto Merokok V ‘BTS’ Disebarkan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tak cukup dengan acting flirt V BTS kepada Olivia Rodrigo di panggung Grammy, V lagi-lagi membuah kehebohan.

Sebuah foto yang menampilkan V sedang merokok di belakang panggung Grammy Awards 2022 tersebar di media sosial Twitter. Foto tersebut diunggah oleh salah seorang pengguna Twitter, @danggeunjk, yang merupakan seorang ARMY juga.

ARMY lainnya lantas marah dan protes karena menilai bahwa foto tersebut melanggar privasi idola mereka. Unggahan tersebut dikomentari ribuan netizen. Sebagian besarnya adalah komentar marah para ARMY dan memerintahkan akun @danggeunjk untuk menghapus postingannya.

Beberapa akun berkomentar bahwa foto tersebut seharusnya tidak perlu di ekspos dan beberapa komentar juga menginginkan bahwa foto tersebut dihapus dari twitter

Alasan fans marah terhadap foto tersebut adalah sebagian besar ARMY takut akan banyak orang di luar sana yang menyalahkan V karena merokok. Mungkin hal tersebut muncul karena stereotip mengenai jika menjadi idol, maka harus menjadi panutan.

ARMY khawatir bahwa foto tersebut akan dimanfaatkan banyak pihak untuk menjatuhkan nama V dan BTS.

Mereka menuding bahwa aksi pengambilan gambar tersebut tanpa izin dan merupakan tindakan yang terlarang. Selain itu, oknum yang mengambil gambar tersebut diduga adalah seorang sasaeng, seorang penggemar obsesif dan kerap melanggar privasi sang idol.

Si pemilik akun membela dirinya dan mengatakan, “merokok bukanlah sebuah keburukan. Mengapa ARMY harus marah karena hal ini? Bukankah ini menyenangkan melihat dia bisa bebas melakukan apa yang dia inginkan?”

Terdapat dua foto yang tersebar. V terlihat mengenakan setelan kemeja ungu dengan celana dan dasi berwarna coklat. V tampak berdiri dengan menjepit sepuntung rokok dengan jarinya. Foto selanjutnya, V BTS terlihat tengah menghisap rokoknya.

Namun sampai sekarang, unggahan foto tersebut belum dihapus. Nampaknya sang pemilik akun juga tidak akan menghapus foto tersebut karena menurutnya V merokok bukanlah sebuah kesalahan.

Meski banyak yang marah karena unggahan tersebut, namun ada beberapa netizen yang menilai bahwa foto V sedang merokok terlihat ‘hot’ dan sangat keren.

Reporter: Dinda Nurshinta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Manfaat B50 bagi Ekonomi, Lingkungan, dan Kemandirian Energi Nasional

Oleh: Muhammad Nanda*Program mandatori biodiesel B50 menjadi salah satu langkah strategis yang menandai semakinkuatnya komitmen Indonesia dalam membangun kemandirian energi nasional. Di tengahdinamika geopolitik global yang masih memengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi dunia, kebijakan ini hadir sebagai solusi yang tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapijuga memperkuat fondasi pembangunan ekonomi berkelanjutan. Pemanfaatan biodiesel berbasisminyak sawit sebagai pengganti sebagian besar solar fosil menunjukkan bahwa Indonesia mampu mengoptimalkan sumber daya alam domestik untuk memenuhi kebutuhan energinasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak. Langkah tersebut merupakan bentuk transformasi kebijakan energi yang mengintegrasikan kepentinganekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat dalam satu arah pembangunan nasionalyang saling mendukung.Dari sisi ekonomi, implementasi B50 memberikan dampak yang sangat signifikan terhadappenguatan neraca perdagangan Indonesia. Selama bertahun-tahun, impor solar menjadi salah satufaktor yang menyebabkan tingginya pengeluaran devisa negara. Ketergantungan terhadappasokan energi dari luar negeri juga membuat Indonesia rentan terhadap gejolak harga minyakdan gangguan distribusi global. Dengan meningkatnya porsi biodiesel dalam konsumsi energinasional, kebutuhan impor solar dapat ditekan secara bertahap sehingga devisa negara dapatdihemat dalam jumlah yang besar. Penghematan tersebut bukan sekadar mengurangi bebananggaran, tetapi juga meningkatkan ketahanan ekonomi nasional karena cadangan devisa dapatdialokasikan untuk mendukung pembangunan sektor-sektor produktif lainnya.Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio, menilai bahwa setiap liter...
- Advertisement -

Baca berita yang ini