Hindari 5 Hal Ini agar Kualitas Tidur Tetap Terjaga

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kualitas tidur yang baik bisa dinikmati apabila tidur malam dijalani dengan nyenyak. Tidak hanya itu, kondisi tersebut juga dipengaruhi dengan aktivitas fisik yang dilakukan serta makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Regenerasi sel-sel tubuh pun bisa tercipta jika memiliki kualitas tidur yang baik. Maka, sudah sepatutnya bagi kita untuk menjaga kualitas tidur. Mengutip dari Healthy Life Tricks, ada 5 hal yang sebaiknya dihindari sebelum tidur.

Pertama, yaitu dengan menghindari penggunaan perangkat elektronik seperti smartphone atau menonton televisi sebelum tidur. Ahli menyarankan setidaknya menghindari teknologi pemancar cahaya satu jam sebelum waktu tidur.

Kedua, yakni menghindari mengonsumsi kopi yang mengandung 80 hingga 120 miligram kafein per cangkir. Mengingat kafein bisa bertahan di dalam tubuh hingga 12 jam.

Ketiga yaitu dengan menghindari minum alkohol sebelum tidur. Meski banyak orang yang menilai mengonsumsi alkohol bisa membuat tidur lebih nyenyak namun ternyata setelah mengonsumsi alkohol tubuh justru merasa lelah dan sulit berkonsentrasi.

Keempat, makan besar juga sebaiknya dihindari menjelang waktu tidur. Hal ini bisa membuat perut terasa kembung atau sangat kenyang. Tidak hanya itu, makanan pedas juga sepatutnya dihindari karena berisiko menyebabkan refluks asam.

Maka, makan malam idealnya dilakukan dua jam sebelum tidur sehingga tubuh memiliki waktu untuk mencernanya.

Kelima, yaitu dengan menghindari merokok. Hal ini mengacu pada nikotin yang dinilai bisa memperburuk insomnia. Penarikan nikotin juga bisa menyebabkan perokok bangun lebih awal di pagi hari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

PN Sleman Mulai Sidangkan Gugatan Warga Wadas kepada Pemerintah

Mata Indonesia, Sleman - Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mulai menyidangkan kasus gugatan perbuatan melawan hukum yang dilayangkan empat warga Desa Wadas, Purworejo kepada pemerintah Republik Indonesia, Jumat (1/12).
- Advertisement -

Baca berita yang ini