Gokil, Weird Genius Masuk Empat Nominasi AMI Awards 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Grup musik EDM dan synth-pop, Weird Genius, secara mengejutkan masuk dalam empat nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020.

Weird Genius yang digawangi Reza Oktovian, Eka Gustiwana dan Gerald Liu ini menyabet nominasi untuk single kolaborasi bersama Sara Fajira, yakni ‘Lathi’.

Empat nominasi terdiri dari kategori Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik, Karya Produksi Terbaik, Tim Produksi Suara Terbaik, dan Produser Rekaman Terbaik.
Lathi dirilis pada 26 Maret 2020 lalu dan sukses mencuri perhatian penikmat musik hingga viral di dunia maya. Setelah hampir enam bulan, lagu tersebut telah diputar sebanyak lebih dari 94 juta kali di Youtube.
Diketahui, AMI Awards 2020 akan digelar pada 27 November 2020 mendatang. Gelaran ini akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.
Ketua Umum AMI Awards Dwiki Dharmawan mengatakan, tahun ini jumlah entry yang masuk mengalami peningkatan sekitar 50 persen dari 1.973 karya di tahun 2019 menjadi 2.971 karya di tahun 2020.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini