Gantikan Travis Scott, Billie Eilish dan Kanye West Dirumorkan Jadi Hideliner di Coachella 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Coachella telah mencoret nama Travis Scott dalam daftar bintang tamu utama tahun 2022 ini. Namun baru-baru ini dirumorkan Billie Eilish dan Kanye West akan gantikan Travis Scott di Coachella 2022 nanti.

Melansir dari Variety, kedua artis tersebut akan mengisi jadwal pada Sabtu dan Minggu malam acara. Festival musik dunia ini sebelumnya sempat dibatalkan tiga kali yaitu 2019 sampai 2021 karena Covid-19.

Tapi untuk tahun ini, tiket Coachella 2022 telah terjual habis yang mana jadwal festival ini digelar selama akhir pekan, yakni 15-17 April dan 22-24 April 2022. Lokasinya tak berubah, yaitu di Empire Polo Ground di Indio, California.

Namun belum ada keterangan resmi dari Kanye maupun Billie terkait rumor tersebut.

Sementara itu, alasan Coachella mencoret nama Travis Scott dari daftar hideliner karena tragedi yang tahun lalu terjadi pada festival Astroworld. Tampaknya pengunjung masih trauma akan kejadian saat itu hingga mereka membuat petisi untuk menghapus Travis dari Coachella.

Sebelumnya, konser Astroworld Travis Scott menelan korban jiwa usai terjadi kericuhan. Konser yang meriah itu berubah menjadi tragedi dan menewaskan delapan orang pada Jumat 5 November 2021.

Selain itu, Coachella tahun ini juga akan memberlakukan tiap pengunjung untuk surat vaksinasi demi pembuktian tes negatif dalam waktu 72 jam setelah acara. Tentu saja jadi lebih efektif dan langkah yang tepat untuk para artis, penggemar, dan para tim yang bekerja di lapangan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini