Gagal Tanding di MotoGP 2022, Netizen Beri Dukungan ke Marc Marquez

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pembalap, Marc Marquez resmi tak gabung di MotoGP 2022 akibat kecekalaan saat pemanasan di sirkuit Mandalika, Minggu 20 Maret 2022. Hal ini sontak menggegerkan publik dan membuat penonton kecewa.

Kabar tersebut turut diunggah akun Twitter, @MotoGP. Lewat pernyataan bahwa Marquez absen di balapa tahun ini, netizen pun membanjiri dengan beragam komentar.

Tak sedikit dari mereka memberi dukungan untuk Marquez usai kecelakaan yang menimpanya.

“GWS bro!”

“I hope you get well soon.”

“Semoga lekas sehat untuk next MotoGP.”

Sementara itu, ada pula warganet yang heran mengapa Marquez bisa terjatuh lebih dari satu kali di sirkuit itu. Tak sedikit pula netizen berasumsi kondisi motor Marquez yang bermasalah.

“Gue rasa karena bannya.”

Sebelumnya, Marc Marquez mengalami kecelakaan fatal saat pemanasan dilintasan MotoGP, beberapa jam sebelum pertandingan. Sayang, Marc yang tengah melintasi tikungan tiba-tiba terpental dan segera dilarikan ke rumah sakit.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini