Gaes! Susi Pudjiastuti Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMK hingga S1 Nih

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada yang tertarik bekerja di maskapai Susi Air milik Susi Pudjiastuti? Kabar baik, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini buka membuka lowongan kerja untuk kalian lho!

Informasi tersebut turut diunggah oleh Susi Pudjiastuti lewat akun instagram resminya @susipudjiastuti115.

“Mari bergabung bersama Susi Air & Marine Group!” demikian informasi yang disampaikan Susi lewat Instagramnya @susipudjiastuti115, dikutip Minggu 8 Maret 2020.

Adapun persyaratannya yakni pelamar merupakan lulusan dari SMA/SMK semua jurusan hingga diploma dan sarjana strata satu atau S1. Selain itu, pelamar juga lancar berkomunikasi bahasa Inggris, IPK minimal 3,0 untuk negeri dan 3,5 swasta. Sedangkan untuk S1, skor TOEFL minimal 400.

Nantinya, jika diterima, pelamar juga harus bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia seperti Sentani, Timika, Merauke, Wamena, Pangandaran, dan lain-lain.

Untuk pelamar Diploma/SMA/SMK wawancara akan dilaksanakan di daerah setempat. Sementara, untuk S1 dilakukan di Pangandaran.

Bagi yang tertarik, CV dapat dikirim melalui email ke [email protected] paling lambat 21 Maret 2020 dengan subjek email (pendidikan terakhir)_nama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dari Laboratorium ke Industri: Momentum Hilirisasi Riset Indonesia

Oleh: Juniansyah Putra)*Kemajuan sebuah bangsa pada era modern ditentukan oleh kemampuannyamengubah pengetahuan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagimasyarakat. Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya manusia yang terus berkembang, jaringan perguruan tinggi yang semakin kuat, serta dukunganpemerintah terhadap penguatan riset dan teknologi. Dalam konteks tersebut, hilirisasi riset menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi Indonesia menuju negara maju berbasis inovasi.Pemerintah menempatkan pengembangan riset dan inovasi sebagai salah satufondasi penting pembangunan nasional. Berbagai kebijakan diarahkan untukmemastikan hasil penelitian tidak hanya menjadi kontribusi akademik, tetapi juga dapat berkembang menjadi teknologi, produk, dan layanan yang meningkatkanproduktivitas, memperkuat industri nasional, serta membuka peluang ekonomi baru. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat negara dalam membangun ekosisteminovasi yang berdaya saing global.Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwaperguruan tinggi memiliki peran sentral sebagai motor penggerak hilirisasi risetnasional. Menurutnya, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sumber lahirnya teknologidan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Melalui kolaborasi antarkampus dan kemitraan dengan berbagai sektor, potensi risetIndonesia dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan lebih cepat.Brian menjelaskan bahwa budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi terusdiperkuat agar para peneliti terdorong menghasilkan karya yang memiliki nilaitambah tinggi. Pendekatan ini mencerminkan perubahan paradigma penting dalampembangunan nasional, yaitu menjadikan penelitian sebagai penggerakpertumbuhan ekonomi sekaligus sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Publikasi ilmiah tetap menjadi indikator kualitas akademik, namun keberhasilan risetjuga diukur dari sejauh mana inovasi tersebut memberi dampak nyata bagikehidupan masyarakat.Untuk mendukung transformasi tersebut, pemerintah bersama perguruan tinggi terusmemperkuat ekosistem inovasi melalui pengembangan inkubator bisnis, pusatinovasi, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta kemudahan kemitraan dengandunia usaha. Langkah-langkah ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagilahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi dan pengembangan industri nasionalyang lebih modern.Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif...
- Advertisement -

Baca berita yang ini