Fakta Mengejutkan Jun Ji Hyun Tampil di Ending ‘Kingdom’ Musim Kedua

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Serial Netflix ‘Kingdom’ sudah mengumumkan adanya prekuel ‘Kingdom: Asin’. Aktris Jun Ji Hyun pun telah dikonfirmasi membintangi cerita tambahan tersebut.

Seperti diketahui, Kingdom musim kedua diakhiri dengan misteri baru. Aktris Jun Ji Hyun muncul pada episode final dan mengejutkan penggemar serial tersebut.

Meskipun hanya muncul selama beberapa detik sebelum Kingdom musim kedua berakhir, rupanya Jun Ji Hyun ternyata harus menghabiskan waktu yang cukup lama saat syuting.

BACA JUGA: Jun Ji Hyun Fix Bintangi ‘Kingdom: Asin’, Ini Perannya!

“Tidak, itu butuh waktu lama. Meskipun ini kali pertama syuting Kingdom, aku harus mengisyaratkan akhir dari proyek sekaligus awal dari musim baru, sambil melihat sekilas tentang karakterku. Jadi itu sangat sulit. Aku tidak tahu apakah itu sebabnya, tapi lamanya proses syuting terasa sangat membantu,” kata Jun Ji Hyun ketika wawancara dengan W Korea.

Pemain ‘The Legend of The Blue Sea’ itu kemudian mengungkapkan rasa syukurnya bisa berpartisipasi dalam ‘Kingdom’. Karena selain mengagumi penulis Kim Eun Hee, ia juga sangat menyukai drama ini.

“Aku juga penggemar ‘Kingdom’ dan aku menyukai gaya penulis naskah Kim Eun Hee. Aku menganggapnya sebagai suatu kehormatan bisa bekerjasama dengan aktor dan produser luar biasa yang memberikan jiwa pada pesona Kingdom,” pungkasnya.

BACA JUGA: Muncul di Episode Terakhir ‘Kingdom’ Musim Kedua, Penulis Ungkap Karakter Jun Ji Hyun

Diberitakan sebelumnya, selain Jun Ji Hyun yang akan memerankan karakter prajurit dari Asin, aktor Park Byung Eun yang sebelumnya memerankan kapten Min Chi Rok di ‘Kingdom’ juga akan membintangi ‘Kingdom: Asin’.

Keduanya akan melaksanakan syuting ‘Kingdom: Asin’ pada bulan Oktober 2020 dan saat ini proses pra-produksi sudah mulai dilakukan. ‘Kingdom: Asin’ akan kembali disutradarai oleh Kim Sung Hoon yang sebelumnya menjadi sutradara untuk ‘Kingdom’ season 1.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pengalihan Distribusi Minyakita: Masyarakat Lebih Mudah Dapatkan Minyak Goreng Terjangkau

Oleh : Nindia Rizki Fitri*Pemerintah mempertegas komitmennya dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokokmasyarakat melalui kebijakan pengalihan seluruh pasokan Minyakita ke pasar rakyat. Langkahtersebut menjadi strategi yang tepat untuk memastikan minyak goreng bersubsidi benar-benardapat diakses oleh masyarakat luas, khususnya kelompok berpenghasilan menengah ke bawahyang selama ini sangat bergantung pada ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kebijakan ini juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata keloladistribusi pangan agar lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab berbagai tantanganyang muncul di lapangan.Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa seluruh pasokan Minyakita kinidifokuskan untuk pasar rakyat sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau. Kebijakan ini sekaligus menghentikan alokasi Minyakita untukprogram bantuan pangan dan mengarahkan distribusinya langsung kepada konsumen melaluijaringan perdagangan rakyat. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah berupayamemastikan komoditas strategis ini hadir di tempat yang paling dekat dengan kebutuhanmasyarakat sehari-hari.Pengalihan distribusi ini juga memperlihatkan adanya pendekatan yang lebih adaptif dalampengelolaan bantuan pangan. Pemerintah tidak lagi bergantung pada satu jenis komoditastertentu, melainkan menyesuaikan bantuan dengan kondisi pasar dan kebutuhan masyarakat. Ketika harga suatu komoditas mengalami penurunan, pemerintah dapat melakukan penyerapanmelalui berbagai program sosial, termasuk program Makan Bergizi Gratis. Pendekatan ini tidakhanya membantu menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga memberikan perlindungan kepadapetani dan peternak agar harga produk mereka tetap stabil.Dari perspektif ekonomi rakyat, keberadaan Minyakita di pasar tradisional memiliki arti yang sangat penting. Pasar rakyat masih menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah yang belum sepenuhnya terjangkau oleh jaringan ritel modern. Dengan memastikan pasokan Minyakita tersedia secara memadai di pasar rakyat, pemerintahsecara tidak langsung memperkuat peran pasar tradisional sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Pedagang kecil memperoleh kepastian pasokan, sementara masyarakat mendapatkan aksesterhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.Keberhasilan kebijakan ini tentu tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Kementerian Perdagangan terus melakukan koordinasi dengan produsen,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini