Duh! Tompi Semprot Konsultan Oplas Ini Gara-gara Bongkar Operasi Plastik Via Vallen Demi Konten Youtube

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penyanyi sekaligus dokter bedah plastik, Tompi menegur aksi Olivia Rachelina Hans, seorang plastic surgery agent Korea dan Thailand yang juga konsultan operasi plastik.

Hal ini lantaran Olivia secara sengaja membahas tentang oplas Via Vallen di channel Youtube-nya. Meski tak menyebut secara gamblang nama Via Vallen, namun dalam videonya Olivia menampilkan inisial VV dan wajah yang mirip pedangdut Via Vallen meski ditutupi stiker.

Melihat ini, Tompi pun geram. Terlebih lagi, dalam tayangannya Olivia juga mengeluarkan statement bernada meremehkan para dokter di Indonesia.

Dia menyebut jika hingga saat ini belum ada satu dokter dan rumah sakit pun yang bisa direkomendasikan sebagai tempat oblas di Indonesia.

“Kepada @oribiahansu, perbuatan dan ulasan-ulasan anda di Youtube/IG sangat tidak ETIS. Silahkan mengaku-mengaku sebagai beauty consultant (makelar oplas), namun tidak perlu merendahkan dokter-dokter lain, silahkan berjualan dengan mengemukakan kehebatan dokter jagon anda. Saya sangat terusik ketika pagi ini ada yang bercerita tentang akun ini. Mengupas wajah orang lain menjadikannya konten demi bahan dagangannya. Saya rasa anda juga akan sedih kalau wajah anda saya kupas. So please, sudahi!,” kata Tompi, dikutip Senin, 15 Juni 2020.

Tompi mengungkapkan, dirinya tak masalah jika Olivia menawarkan pasien untuk oplas di luar negeri karena memang itu pekerjaannya sebagai konsultan oplas. Namun janganlah memberikan pernyataan atau komentar di luar keahliannya.

“Yang jadi masalah memberikan penilaian medik sementara itu bukan keahliannya. Membahas wajah org lain sebagai konten, karena ini berhubungan dengan pelayanan medik ada aturan dan etikanya,” katanya.

Dalam videonya, Olivia juga sempat mengatakan bahwa Tompi seringkali menjelek-jelekkan dokter lain di depan calon pasien oplasnya.

“Ini saya tahu dari calon costumernya. Mereka kirimkan ke saya screen captured pembicaraan mereka saat negosiasi,” katanya.

Tompi tentu saja makin geram. Sahabat mendiang Glenn Fredly itu bahkan bercerita jika dirinya sampai menghubungi Via Vallen gara-gara persoalan video oplas ini.

“Barusan saya bicara dengan Via Vallen, dia juga sedih dan kecewa. Apalagi menurut keterangan Via semua yang dibahas keliru,” kata Tompi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dari Laboratorium ke Industri: Momentum Hilirisasi Riset Indonesia

Oleh: Juniansyah Putra)*Kemajuan sebuah bangsa pada era modern ditentukan oleh kemampuannyamengubah pengetahuan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagimasyarakat. Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya manusia yang terus berkembang, jaringan perguruan tinggi yang semakin kuat, serta dukunganpemerintah terhadap penguatan riset dan teknologi. Dalam konteks tersebut, hilirisasi riset menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi Indonesia menuju negara maju berbasis inovasi.Pemerintah menempatkan pengembangan riset dan inovasi sebagai salah satufondasi penting pembangunan nasional. Berbagai kebijakan diarahkan untukmemastikan hasil penelitian tidak hanya menjadi kontribusi akademik, tetapi juga dapat berkembang menjadi teknologi, produk, dan layanan yang meningkatkanproduktivitas, memperkuat industri nasional, serta membuka peluang ekonomi baru. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat negara dalam membangun ekosisteminovasi yang berdaya saing global.Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwaperguruan tinggi memiliki peran sentral sebagai motor penggerak hilirisasi risetnasional. Menurutnya, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sumber lahirnya teknologidan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Melalui kolaborasi antarkampus dan kemitraan dengan berbagai sektor, potensi risetIndonesia dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan lebih cepat.Brian menjelaskan bahwa budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi terusdiperkuat agar para peneliti terdorong menghasilkan karya yang memiliki nilaitambah tinggi. Pendekatan ini mencerminkan perubahan paradigma penting dalampembangunan nasional, yaitu menjadikan penelitian sebagai penggerakpertumbuhan ekonomi sekaligus sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Publikasi ilmiah tetap menjadi indikator kualitas akademik, namun keberhasilan risetjuga diukur dari sejauh mana inovasi tersebut memberi dampak nyata bagikehidupan masyarakat.Untuk mendukung transformasi tersebut, pemerintah bersama perguruan tinggi terusmemperkuat ekosistem inovasi melalui pengembangan inkubator bisnis, pusatinovasi, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta kemudahan kemitraan dengandunia usaha. Langkah-langkah ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagilahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi dan pengembangan industri nasionalyang lebih modern.Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif...
- Advertisement -

Baca berita yang ini