Drama ‘Hellbound’ Lagi Ramai, Kini Ada Situs ‘Pengakuan Dosa’ Lho

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Gara-gara drama ‘Hellbound’ semua jadi inget dosa. Lagi ramai-ramainya nih langsung ada situs buat pengakuan dosa lho.

Melansir dari Kbizoom, karena kepopulerannya sampai dibuat situs yang sama seperti dalam dramanya yaitu ‘New Truth Society’. Dalam dramanya, nama tersebut sebenarnya ialah sebuah organisasi pseudo-religius.

Hal ini pun menjadi perhatian publik. Karena isi situs itu sama persis kegunaannya seperti dalam drama.

Berdasarkan laporan, situs tersebut udah diluncurkan sehari sebelum ‘Hellbound’ tayang. Kini netizen udah banyak juga yang telah mengakui dosa mereka di situs tersebut.

Serial original Netflix Korea ‘Hellbound’ ini menjadi nomor satu mulai dari hari premierenya pada 20 November 2021. Ini jadi prestasi baru hingga bisa mengalahkan serial ‘Squid Game’!

Perbandingan kedua serial itu ialah ‘Squid Game’ baru berada dipuncak ranking global Netflix seminggu (8 hari) setelah hari perilisan. Sedangkan untuk serial ‘Hellbound’ hanya membutuhkan 1 hari alias 24 jam aja lho!

Kalian mau ikutan mengakui dosa kalian di situs itu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini