Doa Katolik Lewat Perantaraan Santo Antonius dari Padua untuk Luluhkan Hati Calon Mertua

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sakramen pernikahan kudus menjadi tanda ikatan dan restu dari Tuhan untuk para pasangan katolik. Namun, untuk bisa menerima sakramen tersebut perlu ada restu dari orang tua. Konon, restu orang tua jadi pemulus langgengnya mahligai perkawinan Umat Katolik.

Namun kerap kali, pasangan muda katolik kerap berbenturan dengan calon mertua yang agak keras dan teguh pendiriannya. Kalau kebetulan kamu memiliki calon mertua yang demikian tidak perlu berkecil hati lantas menyerah. Ingatlah, kalau Tuhan tak pernah meninggalkan umat-Nya sendiri dalam kesulitan. Bisa saja, saat ini Tuhan tengah menguji seberapa besar cintamu kepada pasanganmu, orang yang bakal jadi teman hidup hingga akhir hayat.

Untuk itu, cobalah serahkan semua pergumulanmu kepada Tuhan lewat perantaraan Santo Antonius dari Padua. Yakinlah cepat atau lambat calon mertuamu akan luluh, kemudian merestui hubungan kalian. Berikut rumusan doanya :

Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin

“Terpujilah Allah bersama para Malaikat dan Orang kudusNya”.
Ya Santo Antonius yang paling lemah lembut di antara orang kudus.
cintamu kepada Allah dan belas kasihanmu kepada mahluk-Nya, menyebabkan engkau memiliki kekuatan mukjizat ketika masih hidup di dunia.
Mukjizat-Mukjizat menanti kau ucapkan, bila saja engkau siap memohonkannya bagi mereka yang menghadapi kesukaran dan kesedihan.

Terdorong oleh gagasan ini, aku memohon darimu agar memperoleh bagiku restu untuk menikah dari calon mertuaku.

Jawaban untuk doaku ini, mungkin membutuhkan terjadinya mukjizat. Tapi aku percaya engkau adalah orang kudus dari banyak mukjizat.

Ya santo Antonius yang lembut dan penuh kasih, yang hatinya senantiasa penuh simpati manusiawi, tolong bisikkan permohonanku ini ke telinga kanak-kanak Yesus yang manis, yang amat senang berada di dalam pelukanmu, dan rasa syukur hatiku akan selalu menjadi milikmu,Amin.

(Kalau ada waktu, sebaiknya ditutup dengan 13 kali Bapa Kami, Salam Maria, dan Kemuliaan)

Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini