Disebut Cerai dari Jerinx SID, Nora Alexandra Ngamuk di IG

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Istri I Gede Ari Astina alias Jerinx SID, Nora Alexandra kembali jadi perbincangan publik. Pasalnya, wanita berparas cantik ini disebut-sebut sudah bercerai dengan Jerinx.

Hal itu menjadi isu publik usai Nora mengarsipkan foto-foto sang suami dari Instagramnya. Netizen berpikir, Nora sudah berpisah dengan Jerinx yang kini masih ditahan atas kasus pelanggaran UU ITE.

Alhasil, kabar tersebut sampai ke telinga Nora. Wanita ini pun marah besar dan menanggapi komentar para netizen di Insta Story-nya.

Nora Alexandra ngamuk setelah disebut bercerai dengan Jerinx (instagram/ncdpapl)

“Sejak kapan Madam Vlaminora cerai dgn JRX? Berita darimana? Foto JRX di IG Madam Vlaminora di Archieve benar adanya, karena ada yg buat jengkel,” tulis Nora.

Tak hanya itu, Nora juga merasa geram lantaran sering difitnah soal mata pencahariannya. Ia menegaskan di Insta Story bahwa sumber penghasilannya halal.

“Cari duit sendiri, gak usah belagak gosipin aku yang bukan-bukan kalo gak ada bukti. Kerja juga halal,” kata Nora.

Usai Jerinx ditahan, Nora mengakui menjalani kehidupan yang tak mudah. Ia pun kerap difitnah dan disebut-sebut berselingkuh dari Jerinx. Padahal, Nora sering mengatakan dirinya hanya menjalankan pekerjaanya sebagai model untuk bisa mempertahankan ekonomi keluarganya.

“Selama Jerinx di dalam aku gak pernah ngerepotin siapa pun untuk hidup. Jaga baik-baik bawa mulut,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini