Cuekin Aja, Ini Tipe Teman Toxic yang Harus Kamu Tinggalin di 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Memiliki banyak teman memang membuat keseharianmu jadi lebih berwarna. Selain bisa diajak bertukar pikiran, teman juga bisa memberikan semangat untuk melakukaan aktivitas.

Sayangnya, kamu harus sadari bahwa gak selamanya teman yang kamu miliki adalah sosok yang baik untukmu. Ada kalanya teman dekat justru menjadi sosok yang sering menyakitimu bahkan menghambat kesuksesan kamu.

Nah, istilah sekarang, hal itu disebut juga dengan teman toxic. Teman toxic tentu berbahaya jika kamu gak bertindak tegas.

Untuk itu, kamu harus kenali teman kamu ya. Jika ada temanmu yang memiliki tipe seperti di bawah ini, ada baiknya kamu tinggalkan agar tak menghambat kesuksesanmu di tahun 2021.

1. Teman yang Tak Menyukai Perubahan Kita

Perlu kamu pahami, berubah menjadi sosok yang lebih baik bukanlah hal yang salah. Setiap manusia tentu ingin memperbaiki dirinya seiring bertambahnya usia.

Nah, jika temanmu ada yang tak menyukai perubahanmu ini, bisa jadi dia salah satu tipe teman toxic lho! Cobalah untuk mengatakan padanya bahwa tak ada salahnya jika seseorang berubah menjadi lebih baik. Jika ia masih tak suka, lebih baik kamu cuekin aja ya.

2. Teman yang Membicarakanmu di Belakang

Bukan teman namanya jika dia membicarakan keburukanmu di belakang. Mungkin dia akan bersikap baik di depanmu dan memperlakukanmu seperti sahabatnya.

Namun, jika kamu mengetahui dirinya sering membicarakan keburukan apalagi sampai membuka aibmu di depan orang lain, ia termasuk tipe orang yang toxic. Jadi, lebih baik kamu tinggalin aja ya.

3. Teman yang Gak Bisa Menerima Kita Apa Adanya

Temanmu gak bisa menerima penampilanmu apa adanya? Lebih baik tinggalin aja deh. Jika terus mendengarkan omongannya, kamu akan terus gelisah, gak nyaman dan berakhir menjadi sosok yang bukan dirimu apa adanya.

Teman yang baik adalah sosok yang nyaman dan mendukung dirimu tanpa memandang bagaimana fashion dan barang apa yang kamu pakai. Bukan malah sebaliknya.

4. Teman yang Mengakui Apa yang Kamu Lakukan

Jika kamu melakukan sesuatu yang baik tapi temanmu yang justru mengakuinya, itu sudah bisa dikatakan toxic. Sebab, teman yang baik seharusnya membiarkanmu sukses, dan bukan menyerobot hasil kerjamu.

Kalau sudah begini, sebaiknya kamu bicarakan terlebih dahulu. Jika temanmu bertindak tidak peduli dan bahkan mengulanginya lagi, mendingan cari teman baru aja ya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini