Cheyeon eks IZ*ONE Auto Mewek Miyawaki Sakura Terima Tawaran Live IG Bareng

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Mantan anggota IZ*ONE Chaeyeon tiba-tiba menangis ketika Miyawaki Sakura ikut serta dalam Live Instagram. Interaksi keduanya ini pun langsung menjadi perbincangan netizen.

Pada Senin 28 Juni 2021, Chaeyeon melakukan siaran langsung di Instagram untuk berbincangan bersama penggemar. Di tengah siaran, Chaeyeon memutuskan untuk mengirim permintaan siaran langsung bersama mantan rekan satu grupnya Miyawaki Sakura.

Tak disangka Sakura pun menerima permintaan itu dengan cepat. Penggemar dapat menyaksikan Chaeyeon dan Sakura melakukan panggilan telepon tatap muka, sementara juga sedang siaran langsung.

Ketika Chaeyeon melihat wajah Sakura muncul, dia melompat kaget dan berkata, “Aku tidak tahu kamu akan menerimanya!” Dia kemudian mulai menangis dan membuat Sakura terkejut.

Sakura bertanya, “Chaeyeon, kamu tidak menangis, kan?”. Kemudian dia menjawab, “Tapi aku? Apa yang harus kulakukan…”

Chaeyeon kemudian juga menambahkan, “Kami hanya berbicara melalui KakaoTalk, tapi sekarang aku melihat wajahmu…”

Dia akhirnya harus meraih tisu untuk menghapus air matanya. Kedua rekan satu grup itu kemudian berkata satu sama lain, “Aku merindukanmu,” juga membuat para penggemar menangis.

Kemudian, sesama anggota IZ*ONE Kang Hye Won juga melakukan panggilan tiga arah! Para gadis menghabiskan waktu mengobrol tentang siapa yang mengikuti promosi solo anggota lain, dll.

Lihat beberapa klip dari Live Instagram Chaeyeon baru-baru ini, di bawah ini!

Diketahui, girl grop IZ*ONE dinyatakan bubar pada 29 April 2021. Kontrak ekslusif dengan CJ ENM telah berakhir dan para member yang dibentuk dari ajang PRODUCE 48 ini akan dikembalikan ke agensi masing masing.

Kini mereka telah melakukan kegiatan masing-masing. Tak heran nampaknya mereka sangat merindukan satu sama lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini