Cekidot! Ini Lirik Lagu ‘Sungguh Ku Merasa Resah’ yang Hits di TikTok

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Tahu lagu Via Vallen yang viral di TikTok? Yups, judulnya ‘Di Sana Menanti Di Sini Menunggu’. Lagu ini lagi hits banget nih di TikTok karena sering digunakan untuk joget ‘Sungguh Ke Merasa Resah.’

Meskipun lagu ini viral, ada yang tahu enggak kalau lagu ini ternyata sudah dirilis 25 tahun yang lalu. Tepatnya tahun 1994 oleh penyanyi Ukays/UK’s dalam albumnya yang bertajuk Bisa Berbisa.

Ada yang sudah hafal lagunya? Kalau belum, berikut lirik lagu ‘Di Sana Menanti Di Sini Menunggu’:

Seumur hidup aku ini yang pertama
Pintu hatiku diketuk oleh dua wanita
Punyai ciri selama ini kucari
Berbeza wajah ayunya tetap asli

Kalau kupilih di sini apa kata di sana
Kalau kupilih di sana di sini akan terluka
Perlukah aku pilih keduanya
Bahagi kasih seadil adilnya

Sungguh ku merasa resah
Untuk menilai sesuatu yang indah
Namun ku ada pepatah
Yang aku gubah
Di sana hanyalah menanti
Sampai bila pun ku tak pasti

Bertanya kabar melalui tinta
Jarang sekali bertemu muka
Namun kutahu dia setia

Dan di sini tetap menunggu
Berada jelas di mataku
Kasih tak luah terhadap aku
Sanggup menunggu kata putusku
Sayang ketabahanmu menawanku

Sungguh ku merasa resah
Untuk menilai sesuatu yang indah
Namun ku ada pepatah
Yang aku gubah
Di sana hanyalah menanti
Sampai bila…

Yuk denger lagu ‘Di Sana Menanti Di Sini Menunggu’ versi aslinya:

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini