Catat, 8 Pilar Penting dalam Hubungan Asmara

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tak ada buku panduan pasti mengenai cara agar hubungan asmara selamanya bahagia. Sebab pada dasarnya, akan selalu ada masalah yang menghampiri, mengingat hubungan asmara mengenai dua insan yang saling mencinta dan memiliki padangan yang berbeda.

Sudah dibuktikan bahwa kunci keberhasilan dan kebahagiaan dari suatu hubungan adalah komunikasi dan kepercayaan. Akan tetapi, masih banyak saja pasangan yang berpisah atau bercerai, meski komunikasi dan rasa percaya terjaga.

Karena pada hakikatnya, ada begitu banyak faktor yang menentukan sebuah hubungan asmara dapat berjalan lama. Bukan semata soal rasa cinta, yang mungkin bisa memudar seiring berjalannya waktu atau soal fisik yang semakin lama akan menua.

Apabila Anda ingin hubungan Anda dan pasangan berlangsung lama, Anda dan pasangan harus memiliki pilar atau pondasi yang kuat dan berkomitmen. Melansir Times of India, berikut beberapa pilar penting dalam hubungan asmara:

Menjadi teman baik

Pasangan yang berfokus untuk menjadi teman dan pasangan seumur hidup cenderung memiliki hubungan jangka panjang.

Merasa nyaman

Kemampuan untuk berbagi perasaan atau masalah apa pun dengan orang penting dalam hidup Anda hanya dapat berarti satu hal – hubungan yang kuat.

Menjadi serupa

Kesamaan, memainkan peran besar dalam menentukan apakah suatu hubungan akan bertahan atau tidak. Pasangan dengan kepribadian yang berbeda akhirnya tidak bisa tinggal bersama.

Kerja sama tim

Memiliki pemahaman tentang masalah dan berkoordinasi satu sama lain adalah pilar penting lainnya.

Kekuasaan

Berbagi dan menyeimbangkan kekuatan yang setara dalam hubungan adalah pilar penting lainnya. Ingat, dominasi takkan membuat hubungan asmara berjalan bahagia.

Kepercayaan penuh

Itu salah satu fondasi terpenting dari hubungan yang sukses karena jika ini hancur, maka ikatan cinta tidak akan bisa bertahan.

Keandalan

Pasangan tidak menginginkan apa pun selain mengandalkan satu sama lain, pada saat rintangan dan masalah mendorong mereka kembali. Dukungan sangat diperlukan.

Menjadi dirimu sendiri

Penerimaan jati diri inilah yang membentuk hubungan asmara yang sehat dan dipenuhi dengan cinta.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kebijakan DHE SDA Perkuat Fondasi Ekonomi Rakyat dan Stabilitas Keuangan

Oleh: Dhita Karuniawati )*Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan baru terkait Devisa Hasil Ekspor SumberDaya Alam (DHE SDA) mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini menjadi salah satu langkahstrategis yang ditempuh pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasionalmelalui peningkatan retensi devisa di dalam negeri. Langkah tersebut tidak hanyabertujuan menjaga stabilitas sektor keuangan, tetapi juga memastikan bahwa manfaatdari kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.Di tengah kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian, ketegangangeopolitik, serta fluktuasi pasar keuangan internasional, kemampuan suatu negara dalam menjaga cadangan devisa menjadi faktor penting untuk mempertahankanstabilitas ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus berupayamemperkuat ketahanan ekonomi nasional agar tidak mudah terpengaruh oleh guncangan eksternal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kebijakanpengelolaan DHE SDA yang lebih optimal. Selama ini, sebagian besar devisa hasil ekspor sumber daya alam masih banyaktersimpan di luar negeri sehingga manfaatnya bagi perekonomian domestik belummaksimal. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditasterbesar di dunia, mulai dari batu bara, minyak sawit, nikel, tembaga, hingga berbagaiproduk mineral lainnya. Potensi devisa yang dihasilkan sektor tersebut sangat besardan dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi nasional apabila dikelola secara tepat.Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026, pemerintah mewajibkan eksportirsektor sumber daya alam untuk menempatkan devisa hasil ekspornya di dalam negeri. Kebijakan tersebut dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang untukmemperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan likuiditas valuta asing, dan memperluas ruang pembiayaan pembangunan nasional.Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintahmewajibkan eksportir sumber daya alam untuk merepatriasi devisa hasil ekspornya kedalam negeri dengan tingkat kepatuhan penuh. Menurutnya, kebijakan tersebutdirancang untuk meningkatkan ketersediaan valuta asing di pasar domestik, menjagastabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat pembiayaan pembangunan nasional. Dalam ketentuan baru tersebut, eksportir sektor nonmigas diwajibkan menempatkan100 persen DHE...
- Advertisement -

Baca berita yang ini