Bikin Kontroversi Lagi, Jerinx SID: Pandemi Ini Settingan, Donasi Bukan Solusinya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Belum rampung perseteruannya dengan Ahmad Dhani terkait pernyataan agama adalah teori konspirasi, Jerinx SID kembali menghebohkan netizen.

Pentolan grup band Superman Is Dead itu kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, ia menyebut Covid-19 sebagai teori konspirasi dan merupakan settingan.

Karena itu, ia pun enggan bergabung dalam kegiatan donasi apapun terkait Covid-19. “Karena percaya musik bukan hanya hiburan, tapi juga sebuah platform perubahan, sejak 2002 hingga awal 2020 saya konsisten mengadakan kegiatan/konser amal & sosial. Tak terhitung jumlah-nya, dari skala lokal hingga nasional. Dan semuanya 100% tanpa back up pendanaan LSM asing yang entah kenapa selalu punya banyak duit, hehe,” kata Jerinx, dikutip Kamis, 21 Mei 2020.

Yang paling sering dilakukan tentu konser amal untuk korban bencana alam. Yang kedua untuk solidaritas terhadap kaum tertindas korban korporat. Yang ketiga amal utk kawan/seniman yang terkena musibah,” lanjutnya.

“Kenapa di pandemi ini saya tidak/belum melakukan kegiatan donasi/apalah yg dilakukan musisi lain? Simpel, karena saya percaya pandemi ini settingan dan donasi dan lain-lain bukanlah solusinya.

Bagi Jerinx kegiatan donasi untuk pandemi ini hanyalah “ilusi” dari solusi. “Dan kita hanya “berlari di tempat” dengan solusi-solusi itu. Sampai kapan golongan A-B terus-terusan donasi? Mental pengemis kok dibudayakan sementara opsi untuk keluar dari skema penjajahan ini nyata-nyata ada,” ujar suami Nora Alexandra itu.

Jerinx juga menyebut bahwa ada agenda yang lebih besar di balik skema Covid-19. “Dan inilah yang lebih saya khawatirkan. Untuk melawan agenda besar itu, jangankan donasi, nyawapun siap saya sumbangkan,” katanya.

Meski begitu, Jerinx tak ingin mendiskreditkan teman-teman lain yang berbeda pandangan dengannya. “Karena saya yakin sekali niat kawan-kawan memang tulus membantu,” kata Jerinx.

“Intinya, jika suatu saat saya bikin dapur umum atau kegiatan donasi seperti yang dilakukan orang-orang, itu bukan berarti saya tunduk terhadap narasi global WHO, tapi lebih ke pencitraan agar saya bisa menyumpal mulut mereka yang gemar memaki “bacot aja lu, aksi nyata nya mana?” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini