Bikin Iri! Dave ‘The Moffatts’ Hadir di Ultah Zaskia Adya Mecca

Baca Juga

MATA INDONESIA, YOGYAKARTA – Ada yang spesial di ulang tahun Zaskia Adya Mecca tahun ini. Dia kehadiran salah satu personel ‘The Moffats’, Dave, yang khusus menyanyi di acara spesial tersebut.

Sejak lama, Zaskia mengaku sangat mengidolakan grup ‘The Moffatts’. Impiannya bisa bertemu dan dinyanyikan langsung ‘The Moffatts’ pun terwujud di acara ulang tahun istri Hanung Bramantyo itu di Yogyakarta.

Saking kagetnya, Zaskia mengaku sampai kesulitan bernapas. Hal itu dia ungkapkan di akun Instagram pribadinya.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Zaskia Adya Mecca (@zaskiadyamecca)

 

“Gaes, aku lagi susah napas. Beneran ini susah napas. Hari ini luar biasa banget. Aku nggak ada expect apa pun,” ujar Zaskia.

“Tiba-tiba di samping kanan aku ada siapa? Ada Dave ‘Moffatts’. Aku disampingnya deh biar keliatan,” katanya.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Zaskia Adya Mecca (@zaskiadyamecca)

 

Di kesempatan istimewa ini, Dave ‘Moffatts’ menyanyikan lima buah lagu. Di antaranya adalah lagu-lagu lawan ‘The Moffatts’ yang tak lekang oleh waktu, seperti ‘I Miss You Like Crazy’, ‘If Life is So Short’, dan I’ll Be Therre For You’.

Ada satu lagu Indonesia yang dibawakan Dave, yakni lagu milik band ‘Govinda’ berjudul ‘Tanpa Batas Waktu’.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini