Biar Gak Konsumtif, Nih Tips Belanja Bijak Saat Promo Kemerdekaan

Baca Juga
MATA INDONESIA, JAKARTA – Jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-75, biasanya akan banyak diskon dan promo spesial hari kemerdekaan. Baik pusat perbelanjaan terkenal hingga e-commerce. Apakah kamu salah satu yang udah nungguin?
Momen ini tentu dinantikan kaum shopaholic ya gaes. Pada dasarnya, toko-toko maupun platform belanja online memang menafaatkan momen-momen tertentu untuk menggaet pembeli dengan membuat promo dan potongan harga.
Akan tetapi, sangking banyaknya diskon dan promo, terkadang bikin kita jadi konsumtif dan ‘lapar mata’. Sehingga, membuat kita membeli barang-barang yang sebenarnya gak di perlukan.
Biar kantongmu tetap aman dalam berburu diskon hari kemerdekaan, yuk simak tips ini biar kamu bijak dalam berbelanja.
1. Bikin Daftar Belanjaan
Hal pertama yang perlu dilakukan ialah membuat daftar belanjaan. Ada baiknya kamu pikirkan terlebih dahulu apa saja barang-barang yang sangat kamu perlukan. Lalu, tulis di buku catatan atau notes di gadget mu.
Nah, saat diskon itu tiba, kamu tinggal membuka catatan belanjaanmu sehingga saat berburu diskon, kamu tidak kalap karena sudah di list apa saja barang-barang prioritasmu yang seharusnya kamu beli.
2. Tentukan Budget
Biar dompetmu gak langsung kosong pasca berburu diskon kemerdekaan, tentukanlah budget belanjamu ya gaes. Riset terlebih dahulu harga dari barang yang akan kamu beli. Dengan demikian kamu akan tahu berapa budget yang akan kamu keluarkan. Batasi pengeluarannya biar kamu gak kebablasan ya.
3. Jangan Belanja Sendiri
Ada baiknya kamu mengajak teman saat ingin belanja saat diskon kemerdekaan ya. Jika, kamu belanja dari e-commerce, tetaplah ajak teman untuk berdiskusi barang mana yang lebih prioritas untuk dibeli.
Hal tersebu sebenarnya berguna untuk membantumu nge-rem saat berbelanja. Jadi, gak cuma belanja bareng, tapi juga saling mengingatkan supaya gak konsumtif ya.
4. Perhatikan S&K
Jangan hanya tergiur melihat promo dan diskon saat hari kemerdekaan. Tapi perhatikan juga syarat dan ketentuannya. Memperhatikan syarat dan ketentuan wajib kamu lakukan biar kamu paham dan gak asal beli. perlu dimengerti bahwa setiap pusat pembelanjaan ataupun e-commarce memberikan s&k di setiap promo dan diskon mereka. So, jadilah smart buyer ya gaes.
5. Cek Toko Sebelah
Gak ada salahnya sebelum menikmati promo hari kemerdekaan, kamu cek harga dulu ke beberapa pusat perbelanjaan atau e-commarce lain. Hal ini biar kamu tahu promo mana yang lebih menarik dan kualitas barangnya. Dengan demikian, kamu jadi punya acuan apakah harga yang ada di toko tersebut wajar atau tidak. Jangan sampai termakan harga murah tapi kualitas barang dipertaruhkan ya gaes.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM

Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Advertisement -

Baca berita yang ini