Belum Dapat Restu Sampai Sekarang, Arie Kriting Legowo Dimaki Ibu Mertua

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – meski sudah resmi menikah dan akan menjadi seorang ayah dan ibu, pernikahan pasangan Indah Permatasari dan Arie Kriting belum juga mendapatkan restu dari orang tua.

Diketahui, ibunda dari Indah Permatasari masih enggan menerima Arie Kriting sebagai menantunya, dan justru melontarkan kata-kata yang menyakiti hati.

Melihat hal itu, sebagai anak Indah Permatasari meminta maaf kepada Arie Kriting mewakili ibundanya.

“Sorry banget ya misalnya ordang tuaku ngomong gini-gono sama kamu gitu. Sorry banget kalau misalnya itu bikin hati kamu nanti terluka,” ujar Indah.

Namun, Arie Kriting justru sangat menerima perlakuan mertuamya dengan berbesar hati dan legowo meski mendengar kata-kata yang menyakiti.

“Terus dia bilang ‘kenapa kamu ngomong kayak gitu, aku gak pernah marah loh sama mami kamu, gapernah marah dengan situasi ini’” ungkap Indah.

“’Memang orang tua seperti itu dan aku gak akan pernah marah dan aku gak akan pernah benci sama orang tua kamu’” sambungnya.

Kebesaran hati dan rasa legowo dari komika sekaligus aktor itu pun lantas membuat Indah Permatasari merasa terenyuh.

“Dan itu bikin aku terenyuh, maksudnya bayangin aja orang tua mana atau anak mana yang dimaki-maki sama orang tua lain tapi dia menghadapinya dengan legowo, dengan ya udah ikhlas aja” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini