BamBam GOT7 Akui Ingin Popularitasnya di Korea Selatan seperti di Thailand

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – BamBam GOT7 blak-blakan tentang kehidupannya di Korea vs  Thailand. Ia juga berbicara  keinginannya untuk membuat namanya dikenal sebagai artis di Korea

Hal ini ia ungkapkan saat wawancara dengan majalah ‘Allure’ edisi Juni 2021. Ia jujur ​​tentang karier, latar belakang, dan masa depannya.

Dalam pemotretan solonya, BamBam menikmati suasana liburan musim panas yang santai, menjelajahi aula hotel sendirian.  Pria kelahiran 24 tahun itu mengungkapkan musim panas sebagai musim favoritnya.

“Menurutku musim panas di Korea sangat indah, Mungkin karena ada banyak gunung, tapi rasanya sangat hijau. Bagiku, musim panas di Korea terasa  lebih lembab daripada musim panas di Thailand. Saya suka aroma musim panas yang lembap,” kata Bambam.

Selanjutnya, pria berkebangsaan Thailand iti blak-blakan tentang menjalani hampir setengah dari hidupnya di Korea Selatan. Seperti diketahui, ia jauh dari negara asalnya karena memilih berkarir sebagai idola K-Pop.

Dia berkata, “Bukan hal yang istimewa. Saya rasa saya sudah lebih terbiasa dengan Korea saat ini. Terutama jika menyangkut kebutuhan hidup, seperti aplikasi layanan pengiriman. Ketika saya pergi ke Thailand, saya merasa tidak  tahu lagi. Semua jalan telah berubah, dan saya lupa bagaimana naik kereta bawah tanah (tertawa). Bahkan ketika saya lebih tua dan saya tidak bisa menari lagi, saya masih tidak ingin memilih satu tempat untuk menetap. Saya ingin terus tinggal di kedua negara. ”

Apa perbedaan antara tinggal di Thailand dan tinggal di Korea?  “Ini hanya sedikit berbeda karena status saya. Ada sedikit perbedaan dalam hal itu.”

Pewawancara kemudian mengklarifikasi, “Apakah maksud Anda bagaimana wajah Anda terpampang di seluruh Bangkok, dari bandara sampai ke kota?”

BamBam tertawa dan berkomentar, “Benar. Ada perbedaan besar dalam posisi saya ketika saya di Thailand, dibandingkan ketika saya di Korea. Saya ingin menyeimbangkannya. Di sini, saya bisa pergi kemanapun saya inginkan dengan nyaman  (tertawa). Di Thailand, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya tidak bisa meninggalkan hotel. Penggemar selalu mengelilingi rumah keluarga saya, jadi saya juga tidak bisa pergi ke sana. Saya tidak bisa berbuat apa-apa, dan kadang-kadang  kenyataan menghantam saya. Seperti ketika saya meninggalkan semua itu dan tiba di Korea. Lalu tidak ada yang terjadi. Rasanya beberapa hari yang saya habiskan di Thailand adalah mimpi. ”

Akhirnya, BamBam mengungkapkan, “Meskipun saya memulai di Korea, saya merasa saya masih belum dikenal di sini. Saya telah membuat tempat untuk diri saya sendiri di Thailand dan luar negeri. Meskipun promosi di luar negeri juga penting, saya ingin  untuk dikenali dengan baik di Korea. Saya pikir itu akan membuat saya tenang. Saya berencana untuk fokus pada promosi saya di Korea. Saya berharap untuk melihat hasil yang baik dari itu. “

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini