Astaga! Greysia/Apriyani Disumpahi Masuk Neraka Gegara Tak Pakai Hijab

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pebulutangkis ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu masih jadi buah bibir masyarakat tanah air. Hal ini bermula dari prestasi Greysia/Apriyani meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Namun, di tengah banjir pujian dan hadiah, ada saja netizen yang menghujat Greysia dan Apriyani. Terbaru, muncul seorang netizen yang menyebut Greysia/Apriyani berdosa karena taj memakai hijab.

Bahkan, dalam sebuah unggahan di Facebook, pemilik akun bernama Edi Junaidi Marsal itu menyebut Greysia dan Aprilia akan masuk neraka lantaran tak berhijab.

“Percuma menyumbangkan medali emas kalo gak berhijab, sebanyak apapun medali emas dipersembahkan tetap masuk neraka, di dunia mereka boleh menang, tapi di akhirat mereka kalah,” tulis akun Edi Junaidi Marshal.

Alhasil unggahan komentar tersebut langsung menjadi sorotan netizen lainnya. Mereka geram karena ada saja netizen yang mendoakan hal buruk untuk Greysia dan Apriyani.

“Percuma menilai seseorang masuk neraka dari hijab tak berhijabnya sementara kau sendiri senang menyerupai wanita. halooo calon penghuni neraka juga..!!!” komentar netizen.

Sampai saat ini, baik Greysia dan Apriyani tak menanggapi hal tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

CKG Pelajar sebagai Fondasi Kesehatan dan Prestasi

Oleh: Dhita Karuniawati )*Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar menjadi salah satu langkah strategispemerintah untuk memastikan generasi muda tumbuh sehat, produktif, dan mampuberprestasi secara optimal. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya deteksidini terhadap berbagai masalah kesehatan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalammembangun budaya hidup sehat sejak usia dini.Pentingnya CKG bagi pelajar semakin relevan di tengah tantangan kesehatan yang dihadapi anak dan remaja saat ini. Gaya hidup sedentari, pola makan tidak seimbang, serta tekanan akademik dan sosial berpotensi memengaruhi kesehatan fisik maupunmental. Oleh karena itu, kehadiran program yang terintegrasi dan sistematis sepertiCKG menjadi sangat krusial. Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, potensigangguan kesehatan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga penanganan dapatdilakukan secara cepat dan tepat.Berdasarkan informasi dari Kantor Staf Presiden (KSP), program CKG telahmenunjukkan capaian signifikan pada awal tahun 2026. Kepala Kantor Staf Kepresidenan, M. Qodari mengatakan bahwa program Cek Kesehatan Gratis...
- Advertisement -

Baca berita yang ini