Asal Usul Goyang Ngebor Inul Daratista, Dari Siapa Sih?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penyanyi dangdut Inul Daratista dikenal dengan goyang ngebor. Goyang inilah yang membawa Inul menuju kesuksesan hingga sekarang.

Tapi tahukah Kalian kalau sebenarnya sebutan ‘goyang ngebor; itu sendiri bukan berasal darinya? Yups, goyangan yang menjadi ciri khas Inul Daratista itu memang dia yang meramunya.

Dalam video di kanal YouTube Luna Maya yang berjudul ‘SUMPAH SERAPAH INUL DARATISTA BIKIN HIDUPNYA SEPERTI INI’, goyang ngebor ternyata berasal dari komedian Eko Patrio dan penyanyi Tika Panggabean.

“Waktu datang ke Jakarta, orang heran lihat aku joget kayak gitu. Padahal di Jawa Timur aku sudah nge-top. Tapi yang mempopulerkan itu mas Eko Patrio waktu aku nyanyi di RCTI,” kata Inul Daratista.

BACA JUGA: Inul Daratista Sempat Ingin Cerai dan Izinkan Adam Suseno Cari Cewek Lain

Istri Adam Suseno ini menjelaskan nama goyang ngebor berasal dari Eko setelah melihat goyangannya yang unik.

“Dia (Eko) melihat sama Tika Panggabean, ‘kok bisa kamu nyanyi goyangannya kayak begitu, baru kali ini aku lihat penyanyi dangdut kayak begitu tingkahnya, kamu kayak orang ngebor atas bawah atas’,” kata Inul Daratista.

“Itu mas Eko sama Tika Panggabean yang kasih stempel itu, bukan aku yang menciptakan,” ujar Inul Daratista melanjutkan.

Sebelumnya, kepada Luna Maya, Inul juga bercerita saat ia berseteru dengan Rhoma Irama karena goyang ngebor. Tetapi, berkat peristiwa tersebut, Inul Daratista bersyukur karena memotivasinya untuk membuktikan bahwa ia tak merusak citra musik dangdut.

Bahkan, Inul Daratista mampu menjadi penyanyi dangdut papan atas dan mengangkat citra musik dangdut di dalam negeri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini