Adegan Sensual ‘Backstreet Rookies’ Jadi Kontroversi hingga Tayangan Minta Dihentikan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Drama Korea ‘Backstreet Rookie’ yang dibintangi Ji Chang Wook dan Kim Yoo Jung tayang perdana perdana pada Jumat 19 Juni 2020 lalu. Namun, baru dua episode ditayangkan, drama itu sudah menuai kritik pedas dari para penontonnya.

Beberapa adegan di dalam drama itu menuai kontroversi karena sarat akan adegan sensual hingga diminta untuk dihentikan. Meski demikian, episode pertamanya hanya mendapatkan 3,7 persen lalu meningkat di episode kedua dengan rating 6,8 persen.

Diketahui, beberapa penonton tampak berang dengan episode kedua yang ditayangkan pada Sabtu 20 Juni 2020, dimana tepatnya pada adegan Jung Sae Byul (Kim Yoo Jung) yang merupakan siswi SMA yang bekerja paruh waktu mencium Choi Dae Hyun (Ji Chang Wook) manajer tempat dia bekerja yang berumur 30 tahun.

Kontroversi meluap dengan kamera yang menyoroti dada dari karakter adik Sae Byul, Eun Byul yang tampak menari di karaoke bar bersama teman-temannya mengenakan seragam sekolah.

BACA JUGA: Siap-siap! Kelakuan Ji Chang Wook & Kim Yoo Jung Bakal Bikin Ngakak

Adapula adegan yang juga dipermasalahkan, di mana Choi Dae-hyun pergi untuk mencari rumah paruh waktu Sae Byul tetapi secara tidak sengaja memasuki Officetel. Dalam adegan tersebut menyoroti tentang pelacuran.

Tidak sampai disitu, terdapat juga scene dimana Han Dal Shik (Moon Suk), teman alumni semasa SMA Choi Dae Hyun, yang merupakan seorang penulis webtoon terlihat mengerang secara eksplisit tanpa filter sambil menggambar ilustrasi sosok tubuh seorang wanita.

Banyak netizen protes dan marah kepada penulisan drama dengan memberikan respon. Terlebih lagi, karena para pemain kebanyakan memerankan gadis di bawah umur.

“Sangat menjijikkan bagaimana mereka memperlakukan gadis-gadis muda sebagai objek seksual dengan produksi semurah itu. Benar-benar kotor.”

“Masalah terbesar adalah bahwa itu menargetkan anak di bawah umur.” “Hul ~ seluruh keluarganya? Mereka gila. Ini sungguh keterlaluanㅋ ㅋㅋㅋ.”

Banyak pula penonton yang menuliskan di papan bulletin SBS, meminta drama ‘Backstreet Rookie’ untuk dibatalkan penayangannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini