5 Film Seru Ini ‘Haram’ Jika Kamu Lewatkan di Bulan Agustus

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Agustus. Tentu bagi para pencinta film lokal maupun luar negeri sudah menanti-nantikan sejumlah judul yang akan tayang di bioskop Tanah Air bulan depan nanti.

Berikut ini ada 5 film rekomendasi pilihan Mata Indonesia News untuk kalian saksikan di bulan depan. Jangan sampai ketinggalan.

1. Fast & Furious: Hobbs & Shaw

Bagi pecinta Fast and furious tentu tak sabar lagi untuk menonton aksi Dwayne dkk. Namun sayangnya dalam film ini Vin Diesel tak ikut nimbrung. Film bergenre Action-Adventure ini diproduseri oleh Jason Statham, Dwayne Johnson, Chris Morgan, Hiram Garcia.

Disutradarai oleh David Leitch dan naskahnya ditulis oleh Chris Morgan. Film yang diproduksi Universal Pictures ini akan dibintangi oleh Dwayne Johnson, Jason Statham, Idris Elba, Vanessa Kirby, Helen Mirren, Teresa Mahoney, Eiza González. Film ini dijadwalkan bakal tayang di bioskop pada 2 Agustus 2019 nanti.

2. The Angry Birds Movie 2

Kabar gembira bagi pecinta sekuel Angry Birds, film keduanya bakal tayang di bioskop pertengahan bulan depan.
Film dengan genre Animation-Adventure-Comedy ini, diproduseri oleh John Cohen. Sutradaranya adalah Thurop Van Orman dan John Rice. Film yang naskahnya ditulis oleh Peter Ackerman ini diproduksi oleh Sony Pictures.

Adapun para pengisi suaranya adalah Jason Sudeikis, Josh Gad, Leslie Jones, Bill Hader, Rachel Bloom, Awkwafina, Sterling K. Brown, Eugenio Derbez, Danny McBride, Peter Dinklage, Nicki Minaj. Sesuai Trailer film yang diunggah Sony Pictures Entertainment, film ini akan tayang pada 14 Agustus 2019.

3. Angel Has Fallen

Yang menyukai akting Morgan Freeman, ini adalah salah satu film terbarunya yang akan tayang bulan Agustus nanti. Film bergenre Action ini diproduseri oleh Gerard Butler, Les Weldon, Alan Siegel, Matt O’Toole, Danielle Robinson dan Josh Thompson. Sutradaranya adalah Ric Roman Waugh.

Film ini diproduksi oleh Millenium Films. Sementara naskahnya ditulis berkat hasil kolaborasi Robert Mark Kamen, Matt Cook dan Ric Roman Waugh. Film tersebut diperankan oleh Gerard Butler, Morgan Freeman, Jada Pinkett Smith, Piper Perabo, Nick Nolte dan Danny Huston. Lionsgate mengumumkan film ini akan tayang di bioskop 23 Agustus 2019.

4. Gundala

Dari manca negara kita beralih ke Tanah Air. Salah satu film yang tentu dinantikan bagi para penggemar film superhero adalah Gundala. Film yang konon dijuluki The Flash versi Indonesia ini disebut bakal tayang pada 29 Agustus 2019 nanti.

Film ini diproduseri oleh Bismarka Kurniawan, Sukhdev Singh dan Wicky V. Olindo, dan disutradarai serta ditulis oleh Joko Anwar. Gundala diproduksi Screenplay Bumilangit. Yang bakal memerankan sosok Gundala adalah Abimana Aryasatya. Selain itu ada juga sejumlah nama beken seperti Tara Basro, Bront Palarae, Muzakki Ramdhan, Lukman Sardi dan Ario Bayu.

5. Bumi Manusia

Film yang diangkat dari salah satu novel karya Pramoedya Ananta Toer ini, menceritakan kisah perjalanan mencari jati diri seorang Minke, pemuda pribumi yang jatuh cinta dengan gadis campuran Belanda, Annelies Mellema. Film ini diproduseri oleh Frederica dan disutradarai oleh sutradara kawakan, Hanung Bramantyo.

Naskahnya ditulis oleh Salman Aristo dan diproduksi oleh Falcon Pictures. Minke akan diperankan oleh Iqbaal Ramadhan, sementara Annelies akan diperankan oleh Mawar De Jongh. Selain itu ada juga nama sejumlah artis senior seperti Ine Febriyanti, Donny Damara, Ayu Laksmi, Bryan Domani, Giorgino Abraham, Chew Kin Wah (Krisantus de Rosari Binsasi)

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis dan Bebas Perundungan Buka Jalan Generasi Emas

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Pendidikan merupakan salah satu instrumen paling efektif untuk memutus rantaikemiskinan dan membuka peluang mobilitas sosial. Bagi banyak keluargaprasejahtera, akses terhadap pendidikan yang berkualitas sering kali menjaditantangan karena keterbatasan ekonomi maupun lingkungan yang kurangmendukung.Dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045, pemerataan akses pendidikanmenjadi agenda yang sangat penting. Negara perlu memastikan bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang sosial dan ekonomi, memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menumbuhkan optimisme di kalangan peserta didik Sekolah Rakyat. Menurutnya, kesulitan hidup yang dihadapisebagian anak Indonesia tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah dalam meraihcita-cita dan masa depan yang lebih baik.Saat mengunjungi salah satu sekolah di Tabanan, Bali, pada 7 Juni 2026, PresidenPrabowo mendorong para siswa agar memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diberikan negara sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidup. Dalampandangannya, pendidikan merupakan jalan paling efektif untuk mengubah nasibindividu sekaligus memperkuat daya saing bangsa.Pesan tersebut menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya dirancang sebagaiprogram pendidikan gratis. Lebih dari itu, program ini merupakan bentuk investasisosial yang bertujuan memberikan harapan dan kesempatan baru bagi anak-anakdari keluarga kurang mampu.Selain menekankan pentingnya pendidikan, Presiden juga mengingatkan perlunyamenciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan. Iamenilai bahwa setiap anak berhak memperoleh ruang belajar yang sehat tanpatekanan psikologis yang dapat menghambat perkembangan dirinya.Sikap saling menghormati harus menjadi budaya yang tumbuh dalam lingkunganpendidikan. Ketika peserta didik belajar menghargai perbedaan dan berinteraksisecara positif, sekolah akan menjadi tempat yang mendukung tumbuhnya karakteryang kuat dan berintegritas.Pentingnya lingkungan belajar yang bebas perundungan tidak dapat dipandangsebelah mata. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perundungan dapatmemengaruhi kesehatan mental, menurunkan kepercayaan diri, bahkanmenghambat prestasi akademik peserta didik.Komitmen tersebut diperkuat melalui dukungan berbagai pihak dalam mempercepatpembangunan fasilitas pendidikan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara Indonesia, DonyOskaria, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan gratis bagi keluargaprasejahtera. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangunsumber daya manusia yang unggul.Ia memandang bahwa investasi di bidang pendidikan akan memberikan manfaatjangka panjang yang besar bagi pembangunan nasional. Dengan akses yang lebihluas terhadap pendidikan berkualitas, peluang anak-anak dari keluarga kurangmampu untuk meningkatkan taraf hidup akan semakin terbuka.Menurut Dony, sinergi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingandiperlukan agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut menjadi penting untuk memastikan bahwa fasilitas pendidikanyang dibangun benar-benar mampu memenuhi kebutuhan peserta didik.Selain akses dan dukungan kelembagaan, kualitas infrastruktur juga menjadi faktoryang menentukan efektivitas proses pendidikan. Lingkungan belajar yang nyamandan memadai akan membantu peserta didik mengembangkan potensi merekasecara optimal.Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo juga menegaskan bahwa percepatanpembangunan Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalammemperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera. Menurutnya, penyediaan sarana pendidikan yang layak menjadi bagian penting dalammewujudkan pemerataan kesempatan belajar.Ia menilai bahwa pembangunan sekolah harus dilakukan dengan standar yang mampu mendukung kebutuhan peserta didik secara maksimal. Infrastrukturpendidikan yang baik bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga mencerminkan keseriusan negara dalam mempersiapkan generasi masa depan.Lebih jauh, Dody memandang bahwa fasilitas pendidikan yang berkualitas akanmemberikan dampak sosial yang luas. Kehadiran sekolah yang memadai dapatmenjadi pusat pengembangan masyarakat sekaligus memperkuat kualitaspendidikan di daerah.Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat tidakhanya bergantung pada kebijakan pendidikan semata. Dukungan infrastruktur, kolaborasi antarlembaga, dan lingkungan belajar yang sehat menjadi faktor yang saling melengkapi dalam mencapai tujuan program.Di tengah tantangan ketimpangan sosial dan ekonomi yang masih dihadapiIndonesia, Sekolah Rakyat menawarkan harapan baru bagi anak-anak dari keluargaprasejahtera. Program ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikansetiap anak memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan.Dengan demikian, pendidikan gratis yang didukung lingkungan belajar yang amandan bebas perundungan akan menjadi fondasi penting dalam membangun GenerasiEmas Indonesia. Ketika akses pendidikan semakin merata dan setiap anak merasadihargai di lingkungan sekolah, maka peluang untuk melahirkan generasi yang unggul, berkarakter,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini