3 Keunggulan MAVERIC, Pesawat Masa Depan yang Ramah Lingkungan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pabrikan pesawat Eropa, Airbus, meluncurkan prototipe pesawat futuristik bernama MAVERIC. MAVERIC adalah kepanjangan dari Model Aircraft for Validation and Experimentation of Robust Innovate Controls. Dibandingkan pesawat komersial pada umumnya, pesawat ini memiliki beberapa kelebihan, salah satunya adalah ramah lingkungan.

Mengutip dari Business Insider Singapore, Airbus sebelumnya secara diam-diam telah meluncurkan proyek ini pada tahun 2017. Dua tahun berikutnya, yaitu bulan Juni 2019, Airbus melakukan uji coba pada model MAVERIC kecil yang dikendalikan dari jarak jauh.

Maveric memulai debutnya di Singapore Airshow 2020 pada hari Selasa, 11 Februari 2020. Sama halnya pada saat uji coba, dalam demonstrasi tersebut Airbus mini yang berukuran panjang 2 meter dan lebar 3 meter juga dioperasikan menggunakan remote-contol. Meski lebih terlihat seperti teknologi yang berada dalam film fiksi ilmiah, MAVERIC bisa menjadi kenyataan apabila Airbus memiliki cara tersendiri untuk mewujudkannya.

Maveric saat ini masih berada pada tahap pengembangan. Airbus tengah berencana melakukan pengujian di masa depan untuk menganalisis aspek-aspek seperti kualitas penanganan MAVERIC, kontrol penerbangan, permukaan kontrol multi-tujuan dan modularitas.

Lalu apa saja fakta terkait pesawat masa depan yang digadang akan meningkatkan pengalaman terbang penumpang ini. Berikut ulasannya.

1. Memiliki Desain ‘Blended-Wing’

Desain unik pesawat MAVERIC

Desain pesawat MAVERIC mengubah tradisi lama dari pesawat berbentuk tabung dengan menggunakan satu sayap raksasa dan tidak ada badan pesawat yang terpisah. Untuk mesin, mereka tidak dipasang pada bagian bawah pesawat, namun mereka melekat pada stabilisator vertikal di bagian belakang atas pesawat.

Model tersebut diberi nama ‘blended-wing’ atau sayap campuran yang mencerminkan sebuah konsep desain serupa dengan pesawat militer namun melalui pendekatan dengan gaya pesawat komersial.

Desain sayap campuran ini membuat MAVERIC terlihat hampir serupa dengan pesawat pembom siluman B-2 Spirit yang digunakan oleh militer Amerika Serikat.

2. Ramah Lingkungan

Pesawat MAVERIC

Menurut Airbus, desain pesawat MAVERIC akan memiliki potensi untuk menurunkan konsumsi bahan bakar sebesar 20 persen dibandingkan dengan desain pesawat lain.

Hal ini terjadi karena adanya sayap campuran yang memungkinkan aliran udara lebih halus di bagian atas pesawat. Selain itu, kebisingan juga diharapkan berkurang secara signifikan berkat mesin ‘terlindung’ yang dipasang di atas bodi tengah.

Dengan begitu, pesawat MAVERIC ini diharapkan akan lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan pesawat komersial saat ini.

3. Memiliki Kabin Luas

Desain kabin MAVERIC

Melalui program Airspace by Airbus-nya, Airbus berusaha untuk mewujudkan konsep ‘Connected Cabin’ sehingga penggunaannya lebih efisien.

Dengan mengandalkan desain sayap campuran, MAVERIC akan memiliki ruang yang lebih lebar daripada panjang sehingga berpotensi untuk menerapkan sistem kabin berdampingan, tidak seperti pesawat tabung komersial saat ini yang menyediakan tempat duduk memanjang ke belakang.

Dengan begitu, penumpang akan merasa nyaman karena memiliki ruang kaki tambahan dan lorong yang lebih besar karena adanya kabin yang lebih luas.(Marizke/R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Antisipasi Sebaran Penyakit Ternak, Pemkab Terjunkan Dokter di Pasar Hewan Siyono Gunungkidul jelang Idul Adha

Mata Indonesia, Gunung Kidul - Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Playen, Gunungkidul, meningkatkan pengawasan lalu lintas ternak di Pasar Hewan Siyono Harjo untuk mencegah penyebaran penyakit menular menjelang Idul Adha 2024.
- Advertisement -

Baca berita yang ini