Wow, Minum 8 Gelas Air Putih Setiap Hari Bisa Turunkan Berat Badan?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Minum delapan gelas air putih dalam sehari dinilai bisa menghilangkan lemak. Jika tubuh terhidrasi, maka akan dengan mudah untuk membakar kalori. Hal inilah yang dapat membantu menurunkan berat badan secara optimal.

Minum 0,5-1 liter air setiap hari bisa meningkatkan pengeluaran energi saat istirahat. Artinya tubuh membakar kalori lebih cepat. Selain itu air putih bisa memperlancar pencernaan, menghilangkan semua limbah, racun dari lemak dan memastikan kelebihan apa pun yang bisa diurus.

Ketika sistem pencernaan dalam kondisi bersih dan baik, akar penyebab kenaikan berat badan bisa diatasi. Meminum air putih bisa membantu mengurangi kebiasaan mengemil, yang tentunya bisa meningkatkan berat badan.

Sementara itu, studi dari Amerika Serikat menegaskan bahwa orang dewasa yang meminum air putih sebelum sarapan atau setelah bangun tidur, dapat mengalami kehilangan berat badan 44 persen lebih banyak daripada mereka yang tidak.

Hal ini memperlihatkan bahwa sebaiknya meminum air putih terlebih dahulu supaya porsi makan tidak berlebihan. Mengingat air merupakan minuman penghidari nol kalori yang menjaga asupan kalori secara keseluruhan.

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini juga dapat membantu mengurangi resiko obesitas dan penambahan berat badan. Maka, sebaiknya mulai saat ini bisa dengan konsumsi 8-10 gelas air setiap hari.

Dengan tubuh yang terhidrasi, tutup bisa tetap berenergi, direvitalisasi dan fungsi organ pun terjaga.

 

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini