Pengaruh Shah Rukh Khan Pada Perempuan India

Baca Juga

MATA INDONESIA, NEW DEHLI  – Siapa yang tak kenal Shah Rukh Khan? Superstar sekaligus ikon Bollywood ini sudah membintangi lebih dari 100 film. Tahukah kalian, kalau Shah Rukh Khan merupakan sosok yang penting bagi wanita India.

Beberapa film yang ia bintangi menjadi film yang fenomenal. Sebut saja, Kuch Kuch Hota Hai, Mohabbatein dan My Name Is Khan. Banyaknya judul film yang Khan bintangi mengantarkannya pada julukan Raja Bollywood

Pria kelahiran New Delhi, 2 November 1965 ini adalah idola para wanita di India. Nah yang menarik Shrayana Bhattacharya merupakan seorang penulis asal India. Dalam karyanya yang berjudul “Desperately Seeking Shah Rukh”, Ia bertanya kepada para wanita penggemar Khan mengenai “Kenapa mereka menyukai Shah Rukh Khan?”

Jawabannya beragam. Sebagai seorang pribadi, Khan adalah karakter lucu, sarkastik, jujur. Dalam wawancara, ia tidak malu mengatakan bahwa ia mengejar ketenaran dan uang.

Nah ini bertolak belakang jika melihat peran-peran Shah Rukh Khan di dalam film. Mereka menggambarkan peran Khan sebagai kisah ketidakadilan ekonomi dan gender, Ia mewakili mimpi, kecemasan, dan pemberontakan perempuan India.

Selama 20 tahun Bhattacharya melakukan survei sekaligus menjalin persahabatan dengan para wanita lajang dan menikah, ibu rumah tangga yang bahagia dan tidak bahagia, wanita pekerja yang puas dan frustrasi, dan tidak memandang apakah ia beragama Hindu, Islam, dan Kristen.

Pada tahun 1990an Khan muncul bersamaan dengan Coca-cola dan TV kabel yang menandakan bahwa India sedang memulai serangkaian reformasi ekonomi menuju liberalisasi. Dalam karyanya Bhattacharya mengatakan sosok Khan membantunya dalam mencairkan suasana saat melakukan survei.

Saat orang-orang mulai bosan berbicara mengenai upah yang minim. Pertanyaan yang membawa nama Khan selalu bisa mencairkan ketegangan. Warga India rata-rata menyukai dan menganggumi Shah Rukh Khan. Bahkan saat Bhattacharya bertanya ke perempuan kelas menengah dan kaya,  respons yang sama juga diberikan oleh mereka. Apalagi kalau sudah menyangkut karakter laki-laki yang kebanyakan tidak sesuai dengan mimpi mereka.

“Mengapa tidak banyak laki-laki seperti Shah Rukh Khan.”

Keluhan umum wanita-wanita saat berbicara dengan Bhattacharya.

Peran Khan yang kebanyakan selalu cemas akan nasib, menjadikannya pasangan ideal bagi para perempuan yang jarang memegang kendali atas hidup mereka sendiri. Khan yang berani menunjukan perasaannya kepada wanita melalui tangisan diartikan oleh para wanita India sebagai rasa peduli terhadap perasaan. Tidak sedikit wanita India yang menginginkan seorang pria seperti Khan yang memahami perasaan mereka.

Selain itu, Khan sangat menghibur mereka dari kepenatan. Dan juga sebagai penawar dari patah hati yang mereka rasakan karena ketidakadilan yang mereka alami sehari-hari.

Bhattacharya mengatakan bahwa sangat susah bagi perempuan untuk bersenang-senang walaupun hanya mendengarkan lagu atau mengaggumi seorang aktor. Sehingga banyak perempuan India yang secara diam-diam menari dan mendengarkan lagu-lagunya, menonton film-filmnya, bahkan menyembunyikan poster Khan di bawah tempat tidur.

Itu merupakan pemberontakan mereka untuk memuaskan kebahagiaan yang harusnya mereka dapatkan.

Reporter: Desmonth Redemptus Flores So

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Stabilitas Keamanan sebagai Jalan Menuju Kesejahteraan

Oleh: Yonas Wenda*Stabilitas keamanan di Papua bukan sekadar kebutuhan jangka pendek, melainkanfondasi strategis bagi terwujudnya masa depan yang damai, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, pendekatanyang dilakukan aparat keamanan menunjukkan arah yang semakin konstruktif, dengan menempatkan sisi kemanusiaan sebagai inti dari setiap langkah. Pendekatanini tidak hanya memperkuat rasa aman, tetapi juga membangun optimisme kolektifbahwa Papua sedang bergerak menuju fase baru yang lebih stabil dan penuhharapan.Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat kini semakin dirasakan sebagaibagian dari solusi, bukan sekadar instrumen penegakan hukum. Melalui patroli rutin, pengamanan aktivitas masyarakat, serta interaksi yang lebih humanis, negara menunjukkan komitmennya dalam melindungi seluruh warga tanpa terkecuali. Situasi yang aman dan kondusif memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitassosial, ekonomi, dan keagamaan dengan lebih tenang, yang pada akhirnyaberdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwapendekatan humanis menjadi strategi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Ia menyampaikan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk memberikan rasa nyaman dan membangun kepercayaanmasyarakat. Pernyataan tersebut mencerminkan transformasi pendekatan keamananyang semakin adaptif terhadap kebutuhan sosial masyarakat Papua, di mana kepercayaan menjadi modal utama dalam menciptakan ketertiban yang berkelanjutan.Hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, AdarmaSinaga, yang menekankan pentingnya konsistensi kehadiran aparat di lapangan. Ia menyatakan bahwa setiap aktivitas masyarakat, termasuk ibadah, harus dapatberlangsung dengan aman sebagai bagian dari hak dasar warga negara. Konsistensiini menjadi bukti nyata bahwa negara tidak pernah abai terhadap kondisi masyarakatPapua, melainkan terus hadir untuk memastikan rasa aman terjaga di setiap linikehidupan.Lebih dari itu, stabilitas keamanan yang terjaga juga memberikan dampak positifterhadap percepatan pembangunan di Papua. Dengan situasi yang kondusif, berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih optimal, mulai dari pembangunaninfrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, hingga penguatan sektor ekonomiberbasis masyarakat. Dalam konteks ini, keamanan dan pembangunan memilikihubungan yang saling menguatkan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini