Pemerintah Jaga Rupiah, Aktivitas Ekonomi Daerah Tetap Aman

Baca Juga

Oleh: Aulia Dana Utami *)

Stabilitas nilai tukar rupiah menjadi salah satu indikator utama ketahanan ekonomi nasional. Ketika rupiah terjaga, kepercayaan pelaku usaha meningkat, inflasi dapat dikendalikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat berlangsung dengan lebih aman dan terukur. Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas rupiah perlu didukung oleh penguatan ekonomi domestik, khususnya di tingkat daerah. Perekonomian daerah yang sehat dan produktif menjadi bantalan penting agar tekanan eksternal tidak berdampak signifikan terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita sebagai panduan strategis lima tahun ke depan. Target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengendalian inflasi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, serta penguatan ketahanan pangan dan energi menuntut sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Dalam konteks ini, peran pemerintah daerah menjadi sangat vital karena langsung bersentuhan dengan pengelolaan potensi ekonomi lokal dan pelayanan publik.

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki peran strategis dalam mendorong perekonomian daerah sekaligus mendukung target pembangunan nasional. BUMD tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai instrumen kebijakan ekonomi daerah yang berorientasi pada pelayanan publik, penguatan sektor produktif, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan PAD yang kuat, pemerintah daerah memiliki kapasitas fiskal yang lebih besar untuk menjaga stabilitas ekonomi, termasuk dalam menghadapi fluktuasi nilai tukar dan tekanan inflasi.

Akhmad Wiyagus juga menegaskan bahwa pengelolaan BUMD harus dilakukan secara berkelanjutan dan profesional. BUMD dituntut memiliki kondisi keuangan yang sehat, mampu berinovasi, menangkap peluang usaha, serta menjalankan visi strategis pemerintah daerah. Selain itu, penguatan kualitas sumber daya manusia, penerapan digitalisasi, serta perluasan jejaring kerja sama dan investasi menjadi langkah penting agar BUMD mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi modern. BUMD yang dikelola dengan baik akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan aktivitas produksi dan distribusi.

Dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, peran Bank Pembangunan Daerah menjadi sangat krusial. Sebagai bagian dari BUMD, BPD berfungsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam memperkuat distribusi pembiayaan, mendukung dunia usaha, serta memperluas akses permodalan bagi UMKM. Penguatan permodalan BPD, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, pengembangan teknologi informasi, serta peningkatan kapasitas organisasi dan sumber daya manusia akan memperkokoh sistem keuangan daerah. Sistem keuangan daerah yang solid berkontribusi langsung pada stabilitas moneter nasional dan membantu menjaga nilai rupiah tetap terkendali.

Selain sektor keuangan, penguatan ekonomi daerah juga sangat ditopang oleh sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha, menilai pembinaan ribuan desa wisata sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Desa wisata terbukti mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menggerakkan ekonomi rakyat secara langsung. Pengembangan desa wisata menciptakan sirkulasi ekonomi yang merata, memperkuat daya beli masyarakat, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Sementara itu, transformasi struktur ekonomi daerah juga menjadi faktor kunci dalam menjaga ketahanan ekonomi jangka panjang. Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menyoroti pergeseran signifikan struktur ekonomi di daerahnya yang kini semakin bertumpu pada industri kreatif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor industri kreatif telah menjadi kontributor utama perekonomian Kalimantan Timur, melampaui sektor sumber daya alam. Pergeseran ini mencerminkan arah pembangunan yang lebih berkelanjutan dan tidak terlalu rentan terhadap fluktuasi harga komoditas global.

Pertumbuhan ekonomi kreatif yang ditopang oleh generasi muda, seni, budaya, dan UMKM menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang lebih inklusif. Seno Aji menegaskan pentingnya penyediaan ruang-ruang kreatif yang dapat dimanfaatkan oleh anak muda dan pelaku UMKM. Dengan dukungan pemerintah daerah, potensi kreatif lokal dapat berkembang secara optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. Ekonomi kreatif yang kuat akan memperluas basis ekonomi domestik dan memperkecil ketergantungan pada sektor ekstraktif.

Seluruh upaya tersebut menunjukkan bahwa menjaga rupiah bukan hanya tugas kebijakan moneter di tingkat pusat, tetapi juga membutuhkan penguatan fundamental ekonomi daerah. BUMD yang profesional, BPD yang kuat, desa wisata yang produktif, serta industri kreatif yang berkembang menjadi pilar utama dalam menciptakan ekonomi daerah yang tangguh. Ketika ekonomi daerah bergerak stabil dan inklusif, dampaknya akan terasa pada tingkat nasional berupa inflasi yang terkendali, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta kepercayaan pasar yang terjaga.

Dengan sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah, stabilitas rupiah dapat terus dipertahankan di tengah dinamika ekonomi global. Aktivitas ekonomi daerah pun tetap aman, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Inilah fondasi penting menuju pembangunan ekonomi nasional yang kuat, mandiri, dan berkeadilan.

)* penulis merupakan pengamat kebijakan ekonomi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tekanan Global Meningkat, Rupiah Tetap Terkendali

Mata Indonesia, Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi pergerakan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini