Ngilu! 2 Potongan Sumpit Bersarang di Wajah Wanita Ini usai Bertengkar dengan Saudaranya

Baca Juga

MATA INDOENSIA, TAIWAN – Seorang dokter di Taiwan membagikan pengalaman dirinya menangani pasien dengan kejadian tak biasa. Ada dua potongan sumpit yang tanpa diketahui masuk ke dalam wajah pasiennya.

Dikutip dari Oddity Central, pada Jumat 9 Juli 2021, awalnya si wanita pergi ke rumah sakit usai bertengkar dengan saudara perempuannya. Wanita berusia 29 tahun itu mengalami luka kecil di bagian hidung dan bawah matanya.

Di rumah sakit, dokter kemudian memeriksa dan melakukan rontgen. Karena hasilnya tidak menunjukkan adanya indikasi yang serius, ia pun pulang ke rumah.

Namun, sang wanita mulai merasakan ada hal aneh pada wajahnya. Dia merasa seolah ada yang tersangkut pada hidungnya. Selain itu potongan sumpit plastik yang digunakan oleh saudara perempuannya untuk menyerang dirinya pun hilang.

Merasa demikian, sang wanita pun memutuskan untuk kembali memeriksakan dirinya ke dokter. Pemeriksaan menyeluruh pun dilakukan dan memperoleh hasil yang sungguh di luar dugaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sang wanita diketahui memiliki potongan sumpit yang menembus septum hidungnya. Kedua pecahan sumpit plastik tersebut berukuran sekitar 3,5 cm dan 5 cm.

Usai menjalani CT scan, terlihat bahwa dua potongan besar sumpit itu tertanam jauh di dalam sinusnya. Dokter mengatakan bahwa kemungkinan luka di wajah sang wanita merupakan titik masuk dari pecahan tersebut. Untuk mengambil pecahan sumpit plastik dari wajahnya, sang wanita pun harus menjalani pembedahan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini