Mendagri Tegaskan Suket Sah Dipakai Nyoblos

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa Surat Keterangan (Suket) resmi digunakan untuk mencoblos pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Yang sudah punya suket itu sah, karena sudah punya NIK dan tidak bisa dimanipulasi, juga disalahgunakan,” ujar Mendagri di Jakarta, Sabtu 6 April 2019.

Ia meminta masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP agar segera melakukannya meski di hari libur. Tjahjo secara tegas menyebut tidak ada Disdukcapil yang libur meskipun tanggal merah, jelang hari H Pemilu 2019.

“Silakan dicek, buka hari libur. Kalau di Jakarta, itu di Pasar Minggu. Kalau punya Suket, nanti diganti e-KTP,” kata Tjahjo

Sampai saat ini, Mendagri mengklaim bahwa sudah 98 persen masyarakat Indonesia telah melakukan perekaman KTP elektronik atau e-KTP. Ia meminta masyarakat agar proaktif dan jangan sampai kehilangan haknya dalam pemilu.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini