Ketum PW PRIMA DMI SULUT Doddy Abdallah: Pemuda Masjid Tahan Diri dan Waspada Provokasi Pasca Peristiwa Bitung

Baca Juga

Sulawesi Utara – Ketua Umum PW Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Dewan masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Utara Doddy Abdallah meminta semua pihak khususnya seluruh pemuda dan remaja Masjid untuk menahan diri serta waspada terprovokasi berita hoaks agar tidak terjadi lagi bentrokan susulan secara horizontal di Kota Bitung Sulawesi Utara.

Untuk itu, Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Sulawesi Utara mengeluarkan pernyataan sikap terkait peristiwa di Kota Bitung, pada Sabtu 25 November 2023.

Ketua Umum PW PRIMA DMI Sulawesi Utara Doddy Abdallah mengatakan, pernyataan sikap tersebut dikeluarkan setelah melihat kondisi terkini terkait peristiwa di Kota Bitung.

Berikut ini adalah lima poin pernyataan sikap PW PRIMA DMI Sulawesi Utara:

  1. Menghimbau untuk seluruh pemuda dan remaja masjid yang ada di Sulawesi Utara untuk bisa lebih jeli dalam menerima dan mengkonsumsi informasi yang beredar.
  2. Menginstruksikan kepada seluruh pemuda dan remaja masjid yang ada di Sulawesi Utara untuk Menahan diri agar tidak turut serta menyebarkan berita atau informasi yang berpotensi memprovokasi kelompok manapun.
  3. Menuntut kepada pihak aparat pemerintahan agar segera mengambil tindakan-tindakan strategis untuk mengembalikan situasi perdamaian antara kelompok yang berkonflik.
  4. Menuntut aparat hukum agar segera menegakkan hukum kepada oknum-oknum yang terbukti menjadi provokator sehingga terjadi pecahnya konflik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tak hanya Beras, Harga Bahan Pokok Ini Ikut-ikutan Meroket jelang Ramadan

Mata Indonesia, Yogyakarta - Harga berbagai bahan pokok di Yogyakarta kini tengah melonjak menjelang Ramadan, bukan hanya harga beras saja yang mengalami kenaikan signifikan. Di Pasar Beringharjo, harga beberapa komoditi seperti telur ayam dan gula pasir juga mengalami kenaikan yang cukup mencolok.
- Advertisement -

Baca berita yang ini