Jadi Rebutan Selfie, Bung Karno Ikut Hadir di Kampanye Jokowi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Banyak cara yang dilakukan seseorang untuk menghadiri kampanye terbuka pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Stadion GBK, Senayan, Jakarta.

Seperti yang dilakukan oleh Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, Teguh Boediyana, yang datang bergaya ala Presiden RI ke-1 Sukarno (Bung Karno) di Konser Putih Bersatu ini.

Alhasil, dirinya pun menarik perhatian massa yang ikut kampanye yang berebut mengajaknya berswafoto (selfie).

Teguh terlihat mengenakan peci hitam, kacamata hitam, dan pakaian seperti yang kerap digunakan Bung Karno lengkap dengan sejumlah pin yang ditempel di jasnya.

“Saya senang banyak orang yang senang dan mereka meminta foto kepada saya. Mungkin mereka nggak lihat saya pribadi tapi lihat sosok Bung Karno,” kata Teguh usai melayani permintaan foto dari sejumlah peserta kampanye lainnya.

Teguh mengatakan dirinya juga menghadiri kampanye Jokowi-Jusuf Kalla di Pilpres 2014 lalu. Dia ingin mengingatkan masyarakat tentang sosok pahlawan Bung Karno.

“Banyak hal yang ditinggalkan Bung Karno yang bermanfaat untuk negara ini, kemudian semangatnya untuk berdikari dan berkepribadian, ini kan pemikiran-pemikiran yang perlu dipelihara,” katanya.

Ide berpakaian mirip Bung Karno ini disebutnya muncul dari idenya sendiri. Dia mengaku disebut mirip Bung Karno saat berangkat ibadah haji pada tahun 2008.

“Saya baru tahu ada orang menganggap saya mirip Bung Karno tahun 2008 saat naik haji. Waktu di dalam bus ada orang tua dari Jawa Timur bilang saya mirip Bung Karno,” katanya.

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini