Erick Thohir: Potensi Perolehan Suara Jokowi-Ma’ruf Terus Meningkat di Atas 50 Persen

Baca Juga

MINEWS.ID, PALEMBANG – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf, Erick Thohir bergembira karena potensi perolehan suara pasangan yang diusungnya terus membaik di Pulau Jawa dan Indonesia bagian Timur.

Begitu juga dengan Pulau Sumatera, meski tidak sama besar dengan kedua wilayah yang disebut terdahulu.

“Saat ini data komulatif di seluruh Indonesia menunjukkan pasangan Jokowi-Ma’ruf sudah meraup dukungan di atas 50 persen,” kata Erick di Palembang, Selasa 2 April 2019.

Menurut mantan ketua Inasgoc itu angka tersebut diperoleh dari rekapitulasi data lembaga-lembaga riset terpercaya.

Erick mengungkapkan lumbung-lumbung suara pasangan 01 akan berada di Lampung dan Riau.

Di kedua provinsi itu, Jokowi-Ma’ruf diperkirakan menang besar pada Pemilu kali ini.

Dia berharap angka untuk seluruh Sumatera paling tidak 50:50 dengan pasangan Prabowo-Sandi.

Jika hal itu bisa terjadi, maka pasangan nomor urut 01 itu akan memperoleh suara yang positif di seluruh Indonesia.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini