Emak-Emak Milenial di Jabar Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Dukungan terus mengalir bagi pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Kali ini datang dari Emak-emak Cirebon, yang tergabung dalam Jenggala Center yang mulai bergerak untuk memenangkan pasangab capres nomor urut 1 di Pantura Jawa Barat.

“Targetnya wanita Cirebon mulai dari milenial sampai emak-emak dan kami sudah blusukan sebelumnya tinggal ditingkatkan lagi,” kata Ketua Perempuan Jenggala Center Jabar 2, Fifi Sofiah Effendi, usai peresmian posko Jenggela Center untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Fifi mengaku optimis wanita milenial dan emak-emak di Pantura Jawa Barat akan memilih pasangan capres nomor urut 1.

Dia mengaku sudah melakukan koordinasi dan akan dilakukan pembentukan didaerah-daerah lain. “Teknis pemenanganya simpel saja, wanita tidak perlu dua, wanita perlu satu,” katanya.

Lembaga besutan Jusuf Kalla (JK) tersebut mengaku mulai bergerak ke wilayah pantai utara Jawa Barat. Ketua Tim Nasional Jenggala Center Iskandar Majid mengaku, Jabar merupakan wilayah kunci untuk pemenangan Pilpres 2019 nanti.

Dalam upaya memenangkan pasangan capres nomor urut satu, Jenggala membagi wilayah Jawa Barat menjadi empat zona yakni Bandung Raya, Jabar II yakni Cirebon Raya ditambah Subang dan Sumedang. Jabar III yakni Priangan Timur, dan Jabar IV yakni Priangan Selatan.

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini