Intip Pesona Bukit Savanna Propok yang Viral Akibat Pendaki ‘Dugem’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Viralnya video para pendaki yang ‘dugem’ di puncak bukit Savana Propok Gunung Rinjani memang bikin geram masyarakat. Pasalnya, fenemona tersebut dianggap tak etis serta melanggar aturan pemerintah yang seharusnya menjaga jarak dalam situasi pandemi Covid-19 ini.

Bukit Savanna Propok yang terletak di lereng Gunung Rinjani ini memang terkenal dengan pemandangannya yang indah. Namun sayang, pasca kejadian tersebut destinasi wisata ini kembali ditutup. Nah, kamu masih penasaran dengan keindahan pemandangannya? Yuk intip pesona dari Bukit Savanna Propok.

Bukit Savanna Propok memang menjadi destinasi idaman para pendaki yang tidak bisa mendaki sampai ke puncak gunung Rinjani. Lokasinya pun tak jauh dari kawasan Tamana Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Untuk mencapainya, kamu harus melewati Gawah Gong, Kecamatan Wanasaba.

Hal pertama yang bisa kamu nikmati saat menuju bukit Savanna Prupuk adalah Udara sejuknya. Track-nya yang melalui hutan gak bakal bikin kamu kepanasan dan kelelahan.
Sesampainya disana, matamu akan langsung disuguhkan pemandangan cantik yang gak bisa kamu temui di ibu kota.

Hamparan savanna yang terbentang luas serta ditumbuhi rumput ilalang pasti bikin kamu langusung ambil gadget dan membaginya di instastory.

Jika kamu memutuskan untuk berkemah, kamu beruntung. Karena paginya, kamu akan disuguhkan pesona matahari terbit yang terlihati dari bukit Savanna Propok.

Nah, jika kamu berniat ke bukit ini saat sudah buka lagi, jangan lupa untuk tetap tertib ya. Jaga lisan dan sikap dan jangan lupakan pula terapkan protokol kesehatan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Penyerahan Dana 11.4 T Bukti Ketegasan Hukum dan Integritas Pemerintah Selamatkan Aset Negara

Oleh: Ahmad SubarkahPemandangan tumpukan uang tunai senilai Rp11,4 triliun di Kantor Kejaksaan Agung pada Jumat, 10 April 2026, bukan sekadar seremonial birokrasi biasa yang kerap menghiasi layarkaca. Bagi publik yang jeli melihat arah kebijakan nasional, peristiwa tersebut adalah proklamasiatas babak baru penegakan hukum di Indonesia, yakni sebuah fase di mana hukum tidak hanyaberfungsi memenjarakan badan, tetapi juga secara agresif memulihkan urat nadi perekonomiannegara. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang baru berjalan sekitar satu setengahtahun, langkah strategis melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) telah menjelmamenjadi instrumen penyelamat fiskal yang sangat konkret dan terukur. Fenomena ini menandaipergeseran paradigma penegakan hukum dari yang bersifat retributif semata menjadi restitusifinansial yang masif demi kepentingan rakyat banyak.Langkah pemerintah dalam menarik denda administratif dan menyita aset hasil kejahatan sektorkehutanan merupakan jawaban cerdas sekaligus berani atas tantangan defisit anggaran yang sedang membayangi. Sebagaimana diketahui, data kuartal pertama tahun 2026 menunjukkanbahwa APBN per 31...
- Advertisement -

Baca berita yang ini