MBG Didorong sebagai Instrumen Fiskal untuk Perkuat Ekonomi Nasional

Baca Juga

Mata Indonesia, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) didorong sebagai instrumen fiskal strategis dalam memperkuat ekonomi nasional. Tidak hanya berfungsi sebagai kebijakan sosial, program ini juga diposisikan sebagai penggerak utama pertumbuhan melalui optimalisasi belanja negara, khususnya dalam mendorong konsumsi domestik di tengah tekanan ekonomi global.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa MBG memiliki potensi besar dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Program ini menjadi salah satu instrumen fiskal yang efektif karena mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi melalui belanja pemerintah,” ujarnya.

Menurut Purbaya Yudhi Sadewa, kontribusi bersih program MBG diperkirakan mencapai lebih dari 1 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dampak tersebut tidak hanya berasal dari distribusi makanan bergizi, tetapi juga dari aktivitas ekonomi yang tercipta di sepanjang rantai pasok, mulai dari produksi hingga distribusi.

Ia menambahkan, program ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar. Program MBG diperkirakan mampu menyerap hingga 1 juta tenaga kerja, yang tentu akan berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat.

Berdasarkan perhitungan Input-Output Table dari Badan Pusat Statistik, setiap pertumbuhan ekonomi sebesar 1 persen umumnya berkorelasi dengan penciptaan sekitar 450 ribu lapangan kerja.

“Kalau satu juta tenaga kerja terserap, secara teori dampaknya bisa lebih dari 2 persen terhadap PDB. Namun tentu ada penyesuaian karena adanya perpindahan tenaga kerja dari sektor lain,” ungkapnya.

Meski demikian, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa MBG tetap memberikan dampak signifikan sebagai instrumen fiskal.

“Walaupun tidak seluruhnya tambahan baru, efek bersihnya tetap kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Pendekatan MBG mencerminkan strategi government spending-led growth (pertumbuhan berbasis belanja pemerintah), di mana belanja negara menjadi motor penggerak utama ekonomi. Strategi ini dinilai relevan untuk menjaga stabilitas pertumbuhan, terutama saat sektor ekspor dan investasi menghadapi tekanan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa implementasi MBG yang optimal akan menghasilkan efek berantai yang luas. Belanja pemerintah melalui MBG akan mendorong produksi, memperkuat distribusi, dan pada akhirnya meningkatkan konsumsi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menilai bahwa MBG juga berperan dalam memperkuat ekonomi dari tingkat desa.

“Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa MBG mendorong lahirnya desa tematik berbasis potensi lokal, seperti desa ayam petelur, desa jagung, hingga desa perikanan seperti lele dan nila, sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa.

Menurutnya, keberlanjutan program MBG sangat penting karena masyarakat desa merasakan langsung manfaatnya. Disisi lain, MBG terus diperkuat dan dioptimalkan sebagai instrumen fiskal yang efektif dalam memperkuat ekonomi nasional.

Dengan berbagai capaian dan potensi yang dimiliki, program MBG diharapkan terus menjadi pengungkit utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Cepat Pemerintah Jaga Stabilitas Kelistrikan di Sumatera

Oleh: Kinara Pratiwi )*Respons cepat pemerintah dalam menangani gangguan sistem kelistrikandi Sumatera menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitaspasokan energi nasional. Gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang berdampak pada sejumlahwilayah di Pulau Sumatera langsung direspons melalui koordinasi lintassektor antara pemerintah, PT PLN (Persero), dan berbagai pemangkukepentingan. Langkah cepat PT PLN menjadi bukti bahwa pemerintah menempatkankeandalan pasokan listrik sebagai prioritas strategis demi memastikanaktivitas masyarakat dan roda perekonomian tetap terjaga.Sejak gangguan terdeteksi, pemerintah bergerak sigap denganmemastikan proses pemulihan dilakukan secara terukur dan terkoordinasi. PT PLN sebagai operator utama sistem kelistrikan nasional langsungmengerahkan personel teknis untuk melakukan asesmen menyeluruh, memulihkan jaringan transmisi, mengaktifkan gardu induk, sertamenyalakan kembali pembangkit secara bertahap. Upaya inimenunjukkan kesiapan sistem respons nasional dalam menghadapigangguan berskala besar.Direktur Utama, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maafkepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menjelaskanbahwa sejak awal kejadian seluruh personel PLN langsung bergerakmelakukan pemulihan sistem secara simultan di berbagai titik terdampak. Menurutnya, indikasi awal menunjukkan gangguan berasal dari sistemtransmisi di jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai yang dipengaruhi kondisicuaca, kemudian memicu efek berantai pada sistem kelistrikan Sumatera.Penjelasan Darmawan tersebut menunjukkan bahwa penanganandilakukan secara berbasis data dan analisis teknis yang akurat. Pemerintah melalui koordinasi intensif dengan PLN memastikan bahwasetiap tahapan pemulihan tidak hanya berorientasi pada kecepatan, tetapijuga mengedepankan keamanan sistem agar proses normalisasiberlangsung stabil dan tidak menimbulkan gangguan lanjutan.Hasil dari kerja cepat tersebut terlihat dari progres pemulihan yang berjalan signifikan. Dari total jutaan pelanggan yang terdampak, sebagianbesar telah kembali menikmati aliran listrik. Beban sistem yang berhasildipulihkan juga terus meningkat hingga mendekati kondisi normal. Seluruhgardu induk terdampak pun telah berhasil dioperasikan kembali. Capaianini menjadi indikator nyata bahwa sistem respons pemerintah berjalanefektif dan mampu meminimalkan dampak gangguan secara cepat.Keberhasilan menangani masalah listrik ini tidak lepas dari mobilisasisumber daya yang terencana. Ratusan personel diterjunkan ke lapangandan bekerja tanpa henti di sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Jambi, Sumatra Barat,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini