Mengenal Bioskop Drive-In, Cara Nonton Jadul yang Dilirik Lagi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dari banyaknya dampak akibat pandemi Covid-19, salah satunya yang bikin bete ialah terhentinya perilisan film dan ditutupnya bioskop-bioskop. Meski, fenomena ini melanda hampir seluruh dunia, tapi tetap saja ada rasa kesalnya ya.

Nah, dari fenomena tersebut, mulai muncul desas-desus dimana akan dibuat bioskop drive-in buat kamu yang udah kangen banget nonton film terbaru ala bioskop bareng teman atau pacar.

Sebenarnya, kaya gimana sih bioskop drive-in itu?

Buat yang belum tahu, drive-in merupakan aktivitas menonton bioskop di dalam mobil yang terpakir dilahan yang luas, kemudian di depannya ada layar raksasa yang memutarkan film. Buat yang belum pernah merasakan, jangan sedih. Saya pun belum pernah coba nonton bioskop di dalam mobil.

Jadi, seperti layar tancap? Yap. Memang seperti layar tancap. Tapi, kalau layar tancap sih saya juga pernah nonton.

Faktanya, drive-in cinema kayak gini sudah ada lama di Indonesia. Bahkan dari zamannya Warkop DKI loh! Dulu, sekitar tahun 1970-1980-an, drive-in sempat ada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

Namun, seiring berkembangnya zaman dan berjamurnya mall-mall di Jakarta, bioskop drive-in perlahan tergeser dan menghilang, kalah dengan bioskop teater.

Di Amerika sendiri, drive-in sudah populer sejak 6 Juni 1993 di Crescent Boulevard, Camden, New Jersey, Amerika Serikat. Bahkan, fenomena drive-in disana lebih menjamur ketimbang di tanah air.

Nah, berhubung lagi pandemi seperti ini, drive-in kembali dilirik peluangnya, karena dirasa tidak menyebabkan kerumunan orang di ruangan tertutup. Namun, jika ingin menimmati bioskop drive-in, ada beberapa hal juga yang perlu diperhatikan.

Sebuah perusahaan kontraktor event di ibu kota, Ergo and Co, menjelaskan jika ingin menikmati bioskop drive-in disarankan menggunakan mobil keluaran tahun 2000 ke atas, dengan tinggi maksimal 2 meter, serta berbahan bakar bukan diesel agar bisa mendapatkan posisi nonton yanh terbaik. Gak cuma itu, audio dari filmnya pun harus melalui frekuensi radio sehingga bisa di dengar lewat perangkat audio mobil.

Kabarnya, di Indonesia sendiri, kamu sudah bisa menikmati bioskop drive-in loh! Memiliki nama Drive In Senja, kamu bisa menikmati nonton bioskop secara drive-in di Lapangan Parkir Utara Mall Alam Sutera, Tanggerang mulai dari 1 – 17 Agustus 2020.

Gimana? Tertarik mau coba?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kolaborasi Lintas Sektor Mempercepat Listrik Desa

Oleh : Antonius UtomoDi era peradaban modern saat ini, ketersediaan energi listrik telah melampaui fungsinya sebagaisekadar sumber penerangan semata. Khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal(3T), listrik merupakan infrastruktur dasar sekaligus prasyarat utama bagi terwujudnya keadilansosial, pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, dan akselerasitransformasi digital. Oleh karena itu, perluasan akses kelistrikan hingga ke pelosok desa bukansekadar program pembangunan biasa, melainkan agenda strategis nasional yang mendesakdiselesaikan demi memastikan tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal dalam aruskemajuan zaman.Capaian pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) patutdiapresiasi secara memadai. Berdasarkan data terbaru, rasio elektrifikasi di Indonesia berhasilmenyentuh angka 99,83 persen pada triwulan pertama tahun 2026. Meski secara statistik makropencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan yang sangat signifikan, sisa persentase sebesar0,17 persen sama sekali tidak boleh diabaikan. Angka tersebut pada hakikatnyamerepresentasikan masyarakat di wilayah geografis yang penuh tantangan, mulai pegununganterpencil hingga pulau terluar, yang masih menantikan kelistrikan. Hal ini menuntut kehadirannegara secara utuh untuk memastikan pemerataan pembangunan, menembus batas isolasi yang menghambat perbaikan tingkat kesejahteraan mereka.Langkah proaktif untuk menjangkau wilayah-wilayah tersulit tersebut terefleksikan dengansangat jelas dalam penyelenggaraan Alignment Forum Program Listrik Desa pada bulan Juli...
- Advertisement -

Baca berita yang ini