Heboh! Bos Perusahaan Kosmetik Ini Ngamuk di IKEA Gegara Masalah Masker

Baca Juga

MATA INDONESIA, KUALA LUMPUR – Di tengah pandemi COVID-19 ini, masyarakat diwajibkan senantiasa menggunakan masker apabila berada di ruang publik. Sayang, masih ada saja orang yang bandel dan tidak mematuhi aturan tersebut.

Belum lama ini, aksi seorang wanita mengamuk di IKEA Cheras Malaysia menjadi viral. Rupanya, wanita yang dikenal dengan nama Ceknon tersebut adalah pemilik sekaligus CEO perusahaan kosmetik lokal.

Dilansir dari laman New Straits Times, Kamis 23 Juli 2020, insiden itu berawal saat Ceknon mengamuk ke satpam karena disuruh pakai masker. Ceknon diketahui pergi ke IKEA Cheras bersama saudarinya, Eka.

Saat hendak masuk, Ceknon dan Eka dihentikan oleh satpam. Meskipun Ceknon memakai masker, namun saudarinya terlihat sama sekali tidak membawa masker.

Tak terima ditegur, kakak-beradik ini justru malah marah. Ceknon ngomel-ngomel ke satpam dan menuntut bahwa IKEA seharusnya menyediakan masker untuk pengunjung.

“Aku akan menendangmu sekarang. Kalian harus menyiapkan masker,” ujar Ceknon dalam video yang dibagikan akun Twitter @naimazharrr.

BACA JUGA: Viral! Indomie Goreng Rasa Klepon, Diklaim ‘Lebih Islami’

Ceknon juga marah karena seorang anak kecil terlihat masuk ke toko tanpa memakai masker. Dia pun kembali berteriak pada satpam yang dianggap tidak adil. “Ada anak kecil yang masuk tanpa masker! Kenapa saudariku tidak boleh? Kalian tidak berguna.”

“Ini bukan toko murah. Tapi kalian berharap aku pergi dan membeli masker ketika toko-toko lain di luar sana tidak punya persediaan,” lanjut Ceknon.

Lebih lanjut, Ceknon juga terlihat menendang pagar logam yang membatasi dirinya dengan satpam. Ceknon dan Eka baru boleh masuk ketika ada pengunjung lain yang mau memberikan masker gratis.

“Kau tidak perlu membawa atau membeli masker ketika belanja, orang-orang akan memberikannya secara gratis,” ungkap Ceknon dalam Instagram adiknya.

“Ya, aku dapat ini secara gratis karena Ceknon marah-marah. Jika kau mau barang gratis, carilah saudara yang mudah marah tapi baik pada adiknya,” tambah Eka.

Ulah kakak-beradik asal Malaysia ini lantas viral. Keduanya juga ramai mendapat kecaman karena berharap mendapat masker gratis saat berbelanja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Membuka Ruang Aspirasi, Mahasiswa Papua Harus Utamakan Dialog dan Menjaga Persatuan

Oleh: Samuel Wenda*Papua terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik melalui berbagai program pembangunan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pelayanan publik, serta penghormatan terhadap keberagaman sosial dan budaya. Dalam proses tersebut, pemerintahmenunjukkan komitmen untuk membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kolaborasi menjadi modal penting dalammemastikan setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuatpersatuan di Tanah Papua.Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Aspirasi yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan berbagai kebijakanpembangunan. Oleh karena itu, kehadiran lembaga-lembaga negara yang bersedia menerima, mendengar, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah terusmemperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan terbuka.Komitmen tersebut tercermin dari sikap Anggota DPR Papua sekaligus tokoh intelektual, tokohadat Port Numbay, dan tokoh agama, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini