Viral Pramusaji Restoran Ngupil dan Ngorek Gigi Saat Siapkan Makanan Pelanggan, Jijik Banget!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebuah video viral sukses membuat para netizen jijik gaes! Dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Mohd Yushaery Zulkafly di fanspage Geng Simpang Masid Tanah itu terekam seorang pria sedang berdiri dekat deretan panci makanan.

Diduga pria tersebut merupakan seorang pramusaji restoran yang tengah menyiapkan orderan makanan pelanggan. Awalnya, tak ada yang aneh dengan pria itu.

Namun kemudian netizen dibuat syok lantaran pria itu kepergok melakukan hal menjijikkan. Ia terlihat menggaruk-garuk telinga lalu melanjutkan menyiapkan makanan tanpa memakai sarung tangan.

Tak lama kemudian, pria berbaju hitam itu tertangkap kamera sedang memasukkan jarinya ke lubang hidung alias mengupil. Aksi joroknya masih berlanjut.

Pria itu kemudian mengorek giginya dengan menggunakan tangan. Video ini tak pelak membuat netizen heboh. Tingkah jorok pramusaji tersebut pun banjir kritikan.

Meski begitu, hingga kini belum diketahui pasti dimana dan kapan video pramusaji itu direkam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini