Nikita Mirzani Nempel-nempel Raffi Ahmad, Netizen: Hargai Nagita!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini tingkah Nikita Mirzani saat menjadi salah satu tamu yang hadir dalam acara live 30 jam RANS Entertainment jadi sorotan netizen. Pasalnya, ibu tiga anak itu terlihat ‘nempel-nempel’ ke suami Raffi Ahmad itu.

Hal itu terlihat dalam video berjudul ‘KETIKA WANITA HURU-HARA KETEMU SULTAN ANDARA SALING ADU GENGSI KEMEWAHAN !!!’ di kanal YouTube Nikita Mirzani, Crazy Nikmir REAL pada Sabtu 20 Juni 2020.

Dalam video yang diunggah terlihat Niki mengunjungi rumah Raffi Ahmad di Green Andara, Jakarta Selatan, untuk pertama kalinya. Raffi mengaku awalnya akan mengundang Niki untuk acara malam hari namun karena merasa tak enak.

BACA JUGA: Nikita Mirzani Bakal Jadi Caleg DPR RI 2024, Setuju Gak Gaes?

Akhirnya Raffi baru mengundang pemain film ‘Jakarta Undercover’ itu keesokan harinya. Nikita lantas meminta Raffi untuk tak perlu merasa sungkan seperti itu.

“Aku enggak enak minta Niki malem-malem enggak dibeyong (bayar) kan enggak enak,” tutur Raffi.

“Ya ampun kan kita temen. Aku mah selagi masih bisa bantu, aku mah aku bantu. Asal telepon langsung aja ke aku,” jawab Niki.

Saat berkunjung ke rumah mewah Raffi, Niki terlihat hanya memakai tank top berwarna hitam polos dan celana panjang. Hal itu kemudian menarik perhatian Raffi.

Saat ditanya suami Nagita Slavina tersebut, Niki mengaku tidak mengenakan bra. Fakta tersebut langsung membuat Raffi mengumpat serta geleng-geleng kepala.

“Elu pake BH enggak sih?” tanya Raffi. “Enggak,” jawab Niki santai. “Sial*n, gue sampe pusing,” sahut Raffi.

Ibu tiga anak itu lantas membenarkan pakaiannya dan kembali terlihat oleh Raffi. “Gue ngeliat, aduh,” kata Raffi yang disambut gelak tawa orang-orang di sekitar mereka.

BACA JUGA: Nikita Mirzani Ngaku Pernah 8 Ronde Semalam, Maniak Seks?

Dilihat dari kolom komentar unggahan video YouTube-nya, banyak netizen yang kesal. Ia dikritik tidak menghargai Nagita yang memang tak menemani syuting mereka. Apalagi Niki beberapa kali terlihat sengaja menempelkan tubuhnya pada Raffi.

“Mempet terosss aja nyai… Tempel tempelin tu badan… Matanya liatin aja terus itu buwong…. Kalau gue jadi nagita sih risih yaa.. Suaminya digituin.. Yg namanya syahwat.. Yg namanya setan mah gak ada yg tau… Sesabar-sabarnya nagita juga, ya hargai lah,” komentar Sandra Josephine Almira.

“Sumpahh gue biasanya suka nonton konten” nyaii
Tpi ini baru liat dri koment gue udah ilfil bnget jdinya
Kalau bisa dislike berkali kali gue pencett ribuan kali ini dislike
Jngan coba” ganggu ketenangan keluarga andaraa nyaiii dengan cara apapun itu
Msih kebayag kemren gimna mama gigi peluk niki wktu di okey bos
Trus skrang kek gitu
Ihh sumpahh jijik gue,” tulis Wenti Susanti.

“Sama temen sendiri jangan di tempel2in gt, gak inget nagita udh baik bgt sama kamu Niki? Obrolan nya juga tolong berkelas dikit masa masih bahas att? Kan smsm udh biasa aja. Jangan mancing gosip lg kasian rumah tangga orang,” kata yuliani nyun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Akselerasi Hilirisasi sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Oleh: Arga Pratama )* Pemerintah menempatkan hilirisasi sebagai strategi utama dalam mempercepattransformasi ekonomi nasional. Kebijakan ini tidak sekadar mengubah pola eksporbahan mentah menjadi produk bernilai tambah, tetapi dirancang sebagai fondasipenguatan struktur industri dan peningkatan daya saing Indonesia di tingkat global. Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat memaparkan 18 proyek hilirisasi kepada pelaku usaha Amerika Serikat dalam forum di US Chamber of Commerce, Washington DC. Presiden menilai percepatan pembangunan industripengolahan menjadi langkah krusial agar Indonesia tidak lagi bergantung pada eksporkomoditas mentah. Menurut Presiden, proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari strategi besar untukmendorong nilai tambah sumber daya alam, memperluas lapangan kerja, danmemperkuat fondasi industri nasional. Pemerintah juga menyiapkan proyek pengolahansampah menjadi energi senilai 3 miliar dolar AS sebagai bagian dari integrasi hilirisasidengan agenda ketahanan energi dan pengelolaan lingkungan. Dalam mendukung pembiayaan dan percepatan proyek, pemerintah mengandalkanperan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia sebagai motor investasi. Presiden berpandangan bahwa penguatan industri pengolahan akan menjadi kunciagar Indonesia mampu naik kelas dalam rantai pasok global, sekaligus menarikperusahaan internasional untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi strategisdi kawasan. Akselerasi hilirisasi juga diperkuat oleh pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk pelabuhan, bandara, dan jalan tol. Langkah ini diarahkan untuk memastikanefisiensi logistik sehingga industri pengolahan dapat tumbuh dengan biaya yang kompetitif dan distribusi yang lancar. Di sektor energi dan mineral, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwapemerintah terus mengembangkan ekosistem industri baterai kendaraan listrik secaraterintegrasi. Rantai produksi mencakup pertambangan nikel, smelter, fasilitas HPAL, produksi prekursor dan katoda, hingga manufaktur sel baterai. Nilai investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai 7 hingga 8 miliar dolar AS. Fasilitas tahap awal berkapasitas 10 gigawatt telah beroperasi sejak 2023 dan akandiperluas dengan tambahan 20 gigawatt. Pemerintah memandang pengembangan inisebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasokglobal industri baterai dan kendaraan listrik. Bahlil menekankan bahwa hilirisasi harus memberikan nilai tambah maksimal bagiperekonomian nasional. Ia menilai ekosistem baterai tidak hanya meningkatkan nilaitambah mineral, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuatketahanan energi. Pasokan bahan baku nikel akan didukung oleh PT Aneka Tambang Tbk, dengan target kepemilikan mayoritas tetap berada di tangan negara sesuaiamanat konstitusi. Peran BUMN dalam akselerasi hilirisasi juga terlihat melalui MIND ID sebagai holding industri pertambangan. Sepanjang 2025, realisasi investasi sektor hilirisasi tercatatmencapai Rp584,1 triliun atau sekitar 30,2 persen dari total investasi nasionalRp1.931,2 triliun. Capaian ini menunjukkan hilirisasi telah menjadi motor utamapertumbuhan investasi. MIND ID memperkuat pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral seperti bauksit, tembaga, dan nikel. Di saat yang sama, fungsi hubungan masyarakatdan kelembagaan diperkuat untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikandukungan berkelanjutan terhadap proyek strategis. Head...
- Advertisement -

Baca berita yang ini